Barang Terbuang yang Datangkan Cuan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Sampah botol plastik yang sulit terurai kini dapat menjadi suatu barang yang memiliki nilai jual. Seperti yang dilakukan Bank Sampah Karya Bersama di Kampung Mamolo, Kabupaten Nunukan kini mampu mendaur ulang hingga mencetak paving block dari sampah plastik.

Hasil kerjasama dengan CSR PT. Pertamina Ep Asset V Tarakan ini terbilang sangat efisien bagi Kabupaten Nunukan yang sebagian wilayahnya merupakan membudidayakan rumput laut. Melalui daur ulang dan dicetak menjadi bola pelampung, akhirnya bisa digunakan untuk masyarakat pembudidaya rumput laut.

Baca Juga :  PMI Nunukan Turunkan 11 Personil Jemput Kepulangan Deportasi Pekerja Migran Indonesia

Ketua Bank Sampah Karya Bersama, Habir mengatakan ada tiga prodak yang dikelola mulai dari cacahan botol plastik, daur ulang, dan paving block.

“Kalau lingkungan sehat maka kita juga akan sehat,” kata Habir kepada benuanta.co.id pada Selasa (7/6/2022).

Menurutnya Nunukan yang memiliki komoditi unggulan seperti rumput laut sehingga produksi juga akan meningkat. Namun begitu, dampak dari rumput laut tersebut salah satunya meningkatnya sampah plastik.

Baca Juga :  47 Personel Satpol PP Nunukan Terjun Langsung Amankan 5 Titik Pos Terpadu Operasi Kayan

Baca juga :

“Karena sampah plastik ini sangat susah untuk diurai bisa bertahun-tahun, sehingga timbul ide bagaimana sampah itu bisa menjadi manfaat dan peluang. Barang terbuang jadi peluang dan bisa jadi cuan,” jelasnya.

Saat ini produksi bola pelampung rumput laut Bank Sampah Karya Bersama dalam sehari saja bisa memproduksi 200 pelampung. Sementara untuk di tingkat pembudidaya satu pelampung dihargai Rp13 ribu.

Baca Juga :  4 Eks PMI Terlantar Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Ditampung Sementara di Shelter Sosial

Bahan baku yang digunakan merupakan HDPE (High-density polyethylene) baha polimer termoplastik yang terbuat dari proses pemanasan minyak bumi. Sifatnya keras tahan terhadap suhu tinggi, sehingga baik digunakan sebagai bahan pelampung.

Botol yang digunakan untuk bahan pelampung, pihaknya menggunakan botol seperti botol oli, tutup botol minuman, gayung, dan jenis botol yang tidak bening. (*)

Reporter: Darmawan

Editor : Nicky Saputra

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *