Petani Rumput Laut Minta Kehadiran UPT Pengawasan Sumber Daya Kelautan di Nunukan

NUNUKAN – Hingga saat ini di Kabupaten Nunukan belum memiliki Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP). Mengingat pentingnya untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat salah satunya di bidang pengawasan rumput laut.

Mengingat wilayah kabupaten Nunukan yang berbatasan dengan Malaysia baik itu laut maupun darat, sehingga pentingnya mengawasi seluruh wilayah laut di Nunukan.

Baca Juga :  3 Sekolah di Perbatasan Indonesia-Malaysia Terima MBG Pertama

Hal itu dirasakan oleh warga Nunukan Kamaruddin, sangat perlu adanya UPT Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan di kabupaten Nunukan.

“Jika saya pergi ke perikanan Kabupaten Nunukan, dan Dinas peradangan untuk meminta pengawasan di lapangan, tidak perlu lagi bilang tidak ada pengawasan di laut pada saat pengecekan rumput laut di Nunukan, disinilah kekurangan kita sebetulnya,” kata Kamaruddin, kepada benuanta.co.id, Jumat (16/7/2021).

Baca Juga :  Konsulat RI Tawau Fasilitasi Pemulangan 114 WNI Usai Jalani Masa Tahanan di Sabah

Lanjut dia, kadar rumput laut itu juga perlu penawaran dari PSDKP, hingga yang ada di laut terkait apa permasalahan yang didapat cepat ditindak lanjuti tidak perlu lagi menunggu begitu lama.

“Jika ada rumput laut yang Ingin dikirim itukan perlu pencekalan layak atau tidak , apa lagi di Nunukan ini pengiriman itu dua kali dalam satu Minggu,” jelasnya.

Baca Juga :  3 Unit Rumah Guru SDN 10 Pelaju Sembakung Ludes Terbakar

Karena ini bukan wewenang kabupaten Nunukan, sehingga untuk mengambil kebijakan itu butuh waktu lama. Sehingga dia berharap secepatnya ada UPT PSDKP di Kabupaten Nunukan.(*)

Reporter: Darmawan
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *