Realisasi Investasi Kaltara 2025 Tembus Rp 27,4 Triliun

benuanta.co.id, BULUNGAN – Realisasi pada investasi di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sepanjang 2025 mencapai sekitar Rp 27,4 triliun.

Nilai tersebut setara dengan sekitar 72 persen dari target investasi yang ditetapkan pemerintah pusat melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara Rahman Putrayani, target investasi dari BKPM untuk Kaltara pada 2025 berada di kisaran Rp 37 triliun. Namun hingga akhir tahun, capaian investasi masih berada di bawah target tersebut.

Baca Juga :  Warga Tarakan Mulai Tebus Emas di Pegadaian Jelang Lebaran

“Target dari pusat sekitar Rp 37 triliun, sementara realisasi kita sekitar Rp 27,4 triliun. Jadi memang sekitar 72 persen dari target BKPM,” jelasnya, Selasa (10/3/2026).

Meski belum mencapai target pemerintah pusat, capaian investasi itu dinilai masih cukup baik jika dibandingkan dengan target yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltara. Dalam dokumen tersebut, target investasi daerah berada di kisaran Rp 35 triliun atau sekitar 80 persen dari target pusat.

Baca Juga :  Bahlil: Harga Pertalite tak Naik Meski Minyak Dunia Capai 118 Dolar AS

Rahman menjelaskan, belum tercapainya target investasi dari pemerintah pusat salah satunya dipengaruhi kondisi global yang masih bergejolak. Dinamika geopolitik internasional serta ketegangan ekonomi antar negara turut berdampak terhadap keputusan investasi sejumlah pelaku usaha.

Menurut dia, situasi tersebut membuat sebagian investor memilih menunda realisasi investasi yang sebelumnya telah direncanakan.

“Terjadi semacam anomali. Kondisi geopolitik global saat ini, termasuk dinamika perang dagang antara negara-negara besar, membuat banyak investor mengambil sikap wait and see,” ujarnya.

Baca Juga :  Hindari Panic Buying, Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan BBM Nasional Aman untuk Layanan Ramadan-Idulfitri di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Ia menambahkan, kondisi itu tidak hanya terjadi di Kaltara, tetapi juga dirasakan di berbagai daerah lain di Indonesia. Perubahan kebijakan global dan ketidakpastian ekonomi turut memengaruhi arus investasi yang masuk ke daerah.

Meski begitu, DPMPTSP Kaltara tetap optimis tren investasi ke depan akan kembali meningkat. Pemerintah daerah, kata Rahman, terus berupaya memperkuat iklim investasi melalui penyederhanaan perizinan serta peningkatan pelayanan kepada para investor. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *