Tarakan Perkuat Posisi sebagai Pusat Perdagangan dan Jasa di Kaltara

benuanta.co.id, TARAKAN – Sebagai kota berkembang di Kalimantan Utara (Kaltara), Tarakan terus memperkuat perannya sebagai pusat perdagangan dan jasa di Kaltara. Dengan letak geografis yang strategis serta dukungan infrastruktur yang berkembang, Tarakan menjadi pusat aktivitas ekonomi yang menghubungkan berbagai daerah di Kaltara, Sabtu (22/2/2025).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Tarakan, Edy Suriayansyah, menjelaskan posisi Tarakan sebagai pusat perdagangan dan jasa semakin kokoh berkat pertumbuhan sektor ekonomi yang pesat.

“Tarakan memiliki peran penting sebagai pusat distribusi barang dan jasa di Kaltara. Banyak komoditas dari daerah lain, seperti Bulungan, Malinau, dan Nunukan, masuk ke Tarakan sebelum didistribusikan lebih luas. Ini menunjukkan bahwa kota ini menjadi simpul utama dalam perdagangan regional,” ujarnya.

Baca Juga :  Realisasi Investasi Kaltara 2025 Tembus Rp 27,4 Triliun

Edy menambahkan, selain menjadi pusat perdagangan, sektor jasa di Tarakan juga berkembang pesat. Keberadaan berbagai fasilitas perbankan, logistik, dan perhotelan menjadikan kota ini tujuan utama bagi pelaku usaha dan masyarakat yang membutuhkan layanan ekonomi.

“Sektor jasa berkembang pesat seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha. Tarakan menjadi pusat layanan perbankan, pendidikan, kesehatan, serta transportasi yang menunjang aktivitas ekonomi di seluruh Kaltara,” tambahnya.

Di sisi lain Edy menjabarkan, peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi yang semakin dinamis membawa tantangan tersendiri bagi kota ini, terutama dalam hal ketahanan pangan dan distribusi bahan pokok.

Baca Juga :  Pertamina Jelaskan ATM di SPBU Bergantung Kebutuhan dan Skema NFR

“Kami terus berupaya menjaga stabilitas pasokan pangan dengan memastikan distribusi berjalan lancar. Dengan peran Tarakan sebagai pusat perdagangan, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjadi fokus utama kami,” ungkapnya.

Edy menambahkan, Pemkot Tarakan telah menggelar rapat untuk membahas keseimbangan harga bahan pokok, mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara terkait komoditas yang mengalami deflasi pada Januari 2025.

“Tarakan menjadi pusat distribusi utama di Kaltara, meskipun daerah seperti Bulungan juga berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan pangan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kaltara Minta Tambahan Kuota BBM ke BPH Migas

Selain itu, Edy juga menuturkan, dari catatan pemerintah, sekitar 75–80 persen pasokan pangan di Tarakan berasal dari luar daerah, meski perdagangan yang dinamis membuat pasokan tetap terkendali. Untuk mengantisipasi tantangan ke depan, Pemkot Tarakan telah menjalin kerja sama dengan Kota Gorontalo dan Balikpapan, serta merencanakan kolaborasi dengan Bulungan melalui inisiasi Bank Indonesia (BI).

“Banyak pelaku usaha yang beroperasi hingga ke luar daerah, bahkan antar pulau. Ini memperkuat posisi Tarakan sebagai pusat perdagangan dan jasa di Kaltara,” tukasnya. (*)

Reporter: Eko Saputra

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *