benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Pembangunan manusia di Kabupaten Bulungan terus mengalami kemajuan. Sejak tahun 2020, status pembangunan manusia Kabupaten Bulungan sudah berada di level ‘‘tinggi’’.
Selama 2020-2023, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bulungan rata-rata meningkat sebesar 0,76 persen per tahun, dari 71,56 pada tahun 2020 menjadi 73,20 pada tahun 2023.
Hal tersebut dikatakan kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bulungan Yuda Agus Irianto, peningkatan IPM tahun 2023 didukung oleh semua dimensi penyusunnya, terutama standar hidup layak.
“Seluruh indikator yang mewakili dimensi IPM mengalami pertumbuhan. Indikator Pengeluaran Riil per Kapita (yang disesuaikan) tumbuh lebih tinggi dibandingkan indikator lainnya,” katanya, Ahad (21/1/2024).
Lanjut kata Yuda sapaannya, pengeluaran riil per kapita mengalami pertumbuhan sebesar 5,85 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar 2,31 persen. Perkembangan IPM dan dimensi penyusunnya selama tahun 2020-2023.
Sedangkan Umur Harapan Hidup (UHH) saat lahir yang merepresentasikan dimensi umur panjang dan hidup sehat terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Selama periode 2020 hingga 2023, UHH telah meningkat sebesar 0,15 tahun atau rata-rata tumbuh sebesar 0,04 persen per tahun,” sebutnya.
Pada tahun 2020, UHH di Bulungan sebesar 73,68 tahun, dan pada tahun 2023 mencapai 73,83 tahun.
Tak hanya itu, dimensi pengetahuan pada IPM dibentuk oleh dua indikator, yaitu Harapan Lama Sekolah(HLS) penduduk usia 7 tahun ke atas dan rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk usia 25 tahun ke atas. Kedua indikator ini terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Selama periode 2020 hingga 2023, HLS Bulungan telah meningkat 0,04 tahun atau rata-rata tumbuh sebesar 0,31 persen per tahun, sementara RLS meningkat 0,27 tahun atau rata-rata tumbuh sebesar 1,00 persen per tahun,” ungkapnya.
Dimensi terakhir yang mewakili kualitas hidup manusia adalah standar hidup layak yang direpresentasikan oleh pengeluaran per kapita (atas dasar harga konstan 2012) yang disesuaikan.
Pada tahun 2023, pengeluaran per kapita yang disesuaikan masyarakat Bulungan mencapai Rp10,205 juta per tahun. Capaian ini meningkat 564 ribu rupiah (5,85 persen) dibandingkan tahun sebelumnya.
Adapun Pada tahun 2023, pembangunan manusia di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Utara mengalami peningkatan. Capaian pembangunan manusia di tingkat kabupaten/kota didominasi oleh Tarakan sebesar 77,61. Sedangkan Kabupaten Bulungan menempati posisi ketiga setelah Malinau.
Jika dilihat berdasarkan kategorinya, terdapat empat kabupaten/kota di Kalimantan Utara dengan capaian IPM berkategori ‘‘tinggi’’ yaitu Kota Tarakan, Kabupaten Malinau, dan Kabupaten Bulungan, dan Kabupaten Tana Tidung. Sementara capaian pembangunan manusia di Kabupaten Nunukan masih berstatus “sedang”. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Ramli







