benuanta.co.id, BULUNGAN – Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara untuk menarik minat investor terus menunjukkan hasil positif. Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang bertemu langsung dengan sejumlah pengusaha Malaysia, yakni Dato’ Sri Mohamad Supardi MD Noor dan Dato’ Zuraidi Bin Rahim beserta rombongan, di Jakarta beberapa waktu lalu untuk memaparkan berbagai peluang investasi yang siap ditawarkan.
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari langkah-langkah strategis yang terus didorong oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara. Pelaksana Tugas Sekretaris DPMPTSP Kaltara, Rahman Putrayani, menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat untuk membuka ruang kerja sama dengan calon investor, termasuk dari negeri jiran.
“Kami terus berupaya aktif dan cepat memperkenalkan potensi yang dimiliki Kaltara. Pertemuan Gubernur dengan para investor Malaysia ini adalah bagian dari kerja-kerja percepatan investasi yang kami dorong,” ujar Rahman.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur memaparkan potensi investasi di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pertanian, kelautan, hingga industri pengolahan yang tercantum dalam daftar Investment Project Ready to Offer (IPRO). Menurutnya, para investor Malaysia datang dengan ketertarikan tinggi dan ingin mengetahui secara detail peluang usaha di Kaltara.
“Mereka sangat ingin tahu apa saja peluang investasi di Kalimantan Utara yang bisa mereka masuki dan bekerja sama dengan kita. Karena itu, beberapa IPRO langsung kita paparkan,” sebutnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Kaltara tengah mengembangkan sejumlah proyek strategis seperti Food Estate, jalan tol yang menghubungkan Tanjung Selor dengan kawasan industri hijau, serta rencana pembangunan bandara hijau. Selain itu, sektor perikanan juga menjadi daya tarik tersendiri, terutama komoditas bandeng, udang windu, serta rumput laut yang memiliki pasar kuat di Cina.
“Kita penghasil rumput laut terbesar juga. Termasuk penawaran untuk hilirisasi CPO di Bulungan, dan mereka kelihatannya sangat tertarik,” tambahnya.
Rahman Putrayani menilai respons positif para pengusaha Malaysia ini merupakan sinyal baik bagi perkembangan iklim investasi Kaltara.
“Ini peluang besar. Minat investor yang tinggi menunjukkan bahwa Kaltara semakin dilirik sebagai daerah prospektif. Kami di DPMPTSP siap memfasilitasi dan memastikan proses perizinan maupun investasi berjalan lancar,” tegas Rahman.
Tak hanya itu para investor Malaysia berencana mengirimkan Letter of Intent sebagai bentuk minat resmi terhadap sejumlah proyek yang ditawarkan. Bahkan, kunjungan langsung ke Kaltara sedang dipersiapkan.
“Mereka sangat tertarik dengan peluang-peluang yang kita miliki. Kaltara punya banyak potensi dan itu sudah mereka lihat. Salah satu yang kita tawarkan adalah lahan Food Estate seluas 40 ribu hektare di Bulungan,” jelasnya.
“Tentu kita sambut dengan hangat. Niat baik mereka memberi peluang bagi kita untuk saling mengenal dan bekerja sama lebih baik ke depan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Ramli







