benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong peningkatan proyeksi realisasi investasi Kaltara bisa sejalan dengan penyerapan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai tenaga kerja.
Dikatakan oleh Kepala DPMPTSP Kaltara, Ferry Ferdinand Bohoh penyerapan SDM lokal sebagai tenaga kerja merupakan salah satu syarat yang wajib dipenuhi oleh investor bila ingin berinvestasi di Kaltara.
“Hal itu selalu kita tekankan kepada pihak investor, karena salah satu tujuan dibukanya investasi di Kaltara ialah untuk menyediakan kebutuhan lapangan kerja bagi masyarakat lokal,” kata pria yang akrab disapa Ferry, Senin, 14 Juli 2025.
Ia menjelaskan saat ini tercatat sebanyak 1.420 tenaga kerja Indonesia dan 15 tenaga kerja asing terserap di berbagai sektor. Di mana hal tersebut bertujuan agar investasi yang masuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam hal penciptaan lapangan kerja.
“Artinya saat ini pekerja lokal kita memang lebih mendominasi dari pekerja asing dan hal ini sesuai harapan kita saat menerima investasi masuk di Kaltara,” sebutnya.
“Kami juga akan terus berupaya agar investasi yang masuk turut berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah diberbagai sektor ekonomi,” lanjutnya.
Selain itu DPMPTSP Kaltara juga mendorong para investor untuk melibatkan pelaku UMKM dalam kegiatan investasi. Sehingga nantinya kegiatan investasi juga berdampak langsung ke sektor-sektor terbawah.
“Harus seperti itu, karena kita juga melibat peluang investasi ini bagi para pelaku UMKM, contohnya seperti di Desa Mangkupadi Bulungan, yang UMKMnya menjadi lebih hidup sejak adanya investasi KIHI,” pungkasnya. (*)
Reporter: Osarade
Editor: Endah Agustina







