benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) akui masalah anggaran kerap kali menghambat kinerja DPMPTSP kabupaten dan kota dalam menggelar kegiatan dan mengejar target realisasi investasi daerah.
Kepala DPMPTSP Kaltara, Ferry Ferdinand B, mengatakan hampir semua DPMPTSP yang ada di kabupaten dan kota di Provinsi Kaltara mengalami persoalan yang sama kepada anggaran operasional.
“Memang kebanyakan kerja di DPMPTSP ini sendiri hanya soal pemberkasan tapi di luar itu ada banyak sekali yang harus dilakukan. Seperti hanya kegiatan tinjauan, pertemuan dengan calon investor dan lainnya,” kata Ferry pada Ahad (18/8/2024).
Dari persoalan itu, Ferry pun berharap ada setiap kepala daerah yang ada di kabupaten dan kota di Kaltara bisa sigap menyikapi persoalan PTSP di daerah masing-masing.
Menurutnya capaian realisasi pelaporan hasil investasi juga akan menjadi prestasi sendiri bagi pemerintah daerah, serta akan memberikan dampak yang positif bagi pembangunan daerah.
“Makanya setiap yang berhubungan dengan investasi itu harus kita dukung dan kalau perlu Pemda setempat juga mengalokasikan anggaran yang lebih bagi PTSP-nya agar lebih siap menggaet calon investor. Karena kita juga harus berkaca kepada PTSP-nya Provinsi Kaltara yang selalu disuport oleh bapak Gubernur, sehingga menjadi acuan kita dalam meningkatkan hasil investasi di Kaltara,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Provinsi Kaltara, Zainal Arifin Paliwang saat disinggung hal itu menerangkan bahwa adanya investasi akan sangat mempengaruhi hasil perkembangan daerah.
Di mana investasi akan membuka lapangan pekerjaan baru yang secara tidak langsung akan mendorong kesejahteraan ekononi di masyarakat.
“Hasilnya memang tidak sekarang, tapi setidaknya dengan berbuat sekarang. Maka hasilnya nanti akan dinikmati oleh anak cucu kita. Bahkan saat ini sudah ada yang bisa kita nikmati secarang langsung seperti investasi KIHI dan investasi pabrik kertas,” pungkasnya. (adv)
Reporter: Osarade
Editor: Yogi Wibawa







