Dispora Kaltara Komitmen Evaluasi dan Perbaiki Mekanisme Bonus Atlet

benuanta.co.id, TARAKAN — Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Utara, Saiful Bachry, memberikan tanggapan terkait kritik Ketua Perpani Kaltara, Steve Singgih Wibowo, yang menyoroti mekanisme pemberian bonus bagi atlet berprestasi oleh Pemprov Kaltara.

Saiful menegaskan, bonus yang diberikan dalam momentum peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2025 lalu merupakan bentuk apresiasi awal terhadap kontribusi atlet-atlet Kaltara yang telah menorehkan prestasi sepanjang 2024 hingga 2025.

“Pemprov Kaltara melalui Dispora tetap berkomitmen memberikan penghargaan kepada seluruh atlet berprestasi secara adil. Namun kami akui, masih terdapat sejumlah kendala teknis dan keterbatasan data yang menyebabkan belum semua atlet bisa terakomodasi saat Haornas,” jelas Saiful, Kamis (11/9/2025).

Menanggapi soal tidak tercantumnya atlet panahan asal Malinau, Dzakiya Aulia Puteri—yang sukses meraih dua medali emas di Kejurnas Panahan Junior Kudus (28 Juni–5 Juli 2025), Saiful menegaskan prestasi tersebut tetap menjadi perhatian Dispora.

“Dzakiya telah mengharumkan nama Kaltara. Jika belum terdata dalam pemberian bonus sebelumnya, bukan berarti prestasinya diabaikan. Kami segera berkoordinasi dengan KONI Kaltara dan Perpani agar prestasi ini masuk dalam daftar penerima penghargaan berikutnya,” tegasnya.

Dispora juga menanggapi kritik atas pemberian bonus kepada atlet padel, yang disebut belum menjadi bagian dari cabang olahraga resmi di bawah KONI Kaltara. Saiful menjelaskan, keputusan itu diambil karena atlet padel tersebut mewakili Kaltara di ajang nasional dan berhasil mengukir prestasi.

“Memang padel belum masuk dalam keanggotaan KONI. Namun karena atletnya tampil membela Kaltara di tingkat nasional dan berprestasi, kami berikan apresiasi. Meski begitu, ke depan kami akan memperketat sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Dispora Kaltara berjanji akan segera melakukan evaluasi bersama KONI, cabang olahraga, dan pemangku kepentingan lainnya agar proses pemberian bonus lebih objektif, transparan, dan sesuai data resmi.

“Kami terbuka terhadap masukan dari semua cabor, termasuk Perpani. Yang pasti, semua atlet yang berprestasi akan mendapatkan perhatian layak dari pemerintah,” tutup Saiful. (adv)

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *