benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Stok Sembilan bahan pokok (Sembako) di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) di pastikan aman hingga pada saat idul adha mendatang.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disprindagkop) Hj. Hasriyani, bahwa stok sembako seperti bawang putih, bawang merah, gula, tepung, beras, telor dan kebutuhan lainnya dipastikan aman.
Hal ini bukan hanya terjadi di Kabupaten Bulungan saja, melainkan di kabupaten kota lainnya di Kaltara.
Meski memiliki stok yang cukup, akan tetapi untuk harga bawang merah mengalami kenaikan menjadi Rp 43 ribu hingga Rp 45 ribu per kilo dari harga sebelumnya yakni Rp 35 ribu per kilo. Sementara, bawang putih mengalami penurunan menjadi Rp 43 ribu per kilo dari harga biasanya Rp 45 ribu per kilo.
Adapun tingginya harga jual di pedagang diakui Hj. Hasriyani dikarenakan para pedagang mendatangkan stok sembako dari luar daerah seperti Sulawesi dan Jawa.
“Stoknya aman cuma harganya aja yang agak sedikit naik. Naik karena memang pedagang megambil dari luar daerah yang ongkos transportasi yang tinggi sehingga itu berimbas juga sama harga jual,” katanya, Ahad (25/6/2023).
Kendati demikian, ia juga tengah mempersiapkan mobil pengendali inflasi yang nantinya bisa sedikit membantu distributor untuk mengambil barang yang biasa dijual.
“Jangan salah mobil pengendali inflasi itu multi fungsi dan tahun ini on proses pemesanan,” terangnya.
Adanya mobil pengandaian inflasi, kata dia, bisa meringankan harga penjualan di pasar.
“Kita juga bisa lakukan intervensi, ketika harga sembako di pasar terlalu tinggi dan mereka (pedagang) diajak sudah tidak mau mobil pengendali inflasi ini bisa digunakan dan kita juga bisa menjual,” jelasnya.
Selain itu, mobil inflasi juga disebut-sebut multifungsi dan bisa digunakan para UMKM ketika ada event di luar Kaltara. Sebagai contoh Berau (Kaltim) bisa dipakai yang nantinya diatur dengan juknis pelaksanaan.
“Mobil pengendali inflasi bisa juga untuk stunting ketika ada pengantaran yang bisa diakses menggunakan jalan darat itu bisa digunakan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Yogi Wibawa







