TANA TIDUNG– Masyarakat diimbau tidak perlu memposting ataupun membagi hal yang bersifat pribadi, terutama identitas diri seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK) dan lainnya ke media social (medsos).
Sudah banyak kejadian seperti penipuan, ada yang pernah mengalami dihubungi oleh oknum tak bertanggung jawab seakan-akan mengenal anggota keluarga. Padahal bisa saja ini karena beberapa waktu sebelumnya sudah ada unggahan identitas diri dan keluarga, akhirnya warga bisa rugi.
“Jadi kami meminta kepada seluruh warga KTT untuk tidak gegabah emposting hal-hal yang sifatnya probadi ke medsos, sebab kita tidak mau identitas yang sangat rahasia tapi diketahui oleh orang lain dan memanfaatkannya untuk hal-hal yang akan mengambil keuntungan dari hal tersebut,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tana Tidung (KTT), Asnol.
Selain itu, ia juga meminta seluruh warga agar terbiasa melindungi setiap data diri dan keluarga. Apalagi sampai mempercayakan orang lain untuk mengurus dokumen kependudukan.
“Artinya kalau bukan diri sendiri siapa lagi yang dapat menjaga identitas sendiri. Saya mengimbau kepada warga supaya segera datang langsung ke Kantor Disdukcapil KTT,” ujarnya.
Seluruh warga pastikan datang langsung ke Kantor Disdukcapil untuk meng-update setiap data identitas diri ataupun data kependudukan seperti tingkat pendidikan, pekerjaan dan status perkawinan.
“Kami akan mengupayakan pemberian pelayanan maksimal tanpa adanya niatan mempersulit ataupun membuat warga kesulitan mengurus segala administrasi kependudukan dan kebutuhan administrasi lainnya, asalkan sesuai persyaratan,” ungkapnya.
Disdukcapil sebagai instansi pemberi layanan mengerahkan seluruh personel memberikan layanan kepada warga KTT, tanpa terkecuali dengan layanan mudah, murah, transparan, adil dan merata tanpa pilih kasih, asalkan warga dapat memberikan informasi yang benar, dan menyertakan bukti-bukti pendukung maka warga akan diarahkan petugas layanan guna mendapatkan dokumen kependudukan yang terbaru nantinya.
“Jangan ragu melakukannya, pemutakhiran data kependudukan sangat penting. Pastikan semua dalam keadaan aman dengan tidak unggah data diri dan keluarga ke medsos. Warga KTT akan mendapatkan data terbaru asal semua persyaratan yang menjadi bukti pendukung lengkap, maka semua layanan akan berjalan lancar,” pintanya.(*)
Reporter: Dwi Widdyaswiranata
Editor: M. Yanudin







