benuanta.co.id, NUNUKAN– Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Nunukan bersama Puskesmas Nunukan Timur melaksanakan kegiatan pengawasan takjil yang dimulai sejak Selasa (24/2/2026) hingga Jumat (27/02/2026).
Kepala Dinas Kesehatan, Hj Miskia mengatakan, pengawasan ini menyasar berbagai titik penjualan makanan dan minuman berbuka puasa di wilayah kerja Puskesmas Nunukan Timur.
“Pengawasan dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual kepada masyarakat aman dikonsumsi selama bulan Ramadhan,” kata Miskia.
Diungkapkannya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya melindungi kesehatan masyarakat agar terhindar dari risiko penyakit akibat pangan yang tidak higienis.
Tim pengawas yang terdiri dari petugas kesehatan lingkungan dan promosi kesehatan turun langsung ke lapangan untuk memeriksa kebersihan tempat berjualan, cara pengolahan makanan, penggunaan bahan tambahan pangan, serta cara penyimpanan makanan dan minuman.
“Pemeriksaan dilakukan secara persuasif agar para pedagang merasa nyaman dan terbuka terhadap arahan yang diberikan kepada pedagang,” ungkapnya.
Tidak hanya melakukan pemeriksaan, tim juga memberikan edukasi singkat kepada para pedagang tentang pentingnya menjaga kebersihan, rutin mencuci tangan, menggunakan peralatan yang bersih, serta mengolah dan menyimpan makanan dengan cara yang benar agar tidak mudah terkontaminasi bakteri.
Hasil pengawasan menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang takjil sudah memenuhi standar keamanan pangan. Meski begitu, masih ditemukan beberapa hal yang perlu diperbaiki, terutama terkait penggunaan pewarna makanan, pemilihan bahan pangan yang aman, serta kebersihan area kerja.
Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap para pedagang semakin memahami pentingnya menjaga mutu dan keamanan pangan.
Tak hanya itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih cermat memilih takjil serta segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan atau minuman berbuka puasa.
“Pengawasan takjil ini diharapkan dapat menciptakan suasana Ramadhan yang lebih aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat di wilayah Nunukan Timur,” pungkasnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Ramli







