Curah Hujan Kembali Tinggi, Camat Krayan Selatan: Kita Khawatir Longsor Susulan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Intensitas curah hujan kembali mengguyur Nunukan sejak dini hari, berdasarkan data peringatan dini potensi hujan sedang dan lebat yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) untuk sejumlah wilayah di Nunukan.

Dengan tingginya curah hujan, Masyarakat daratan tinggi Krayan Selatan kembali merasa Khawatir akan adanya longsor susulan, hal tersebut diungkapkan oleh Camat Krayan Selatan Oktavianus Ramli yang mengatakan kondisi cuaca di Krayan saat ini sedang hujan.

Baca Juga :  2 Raperda Prioritas Dibahas, DPRD Nunukan Fokus pada Perlindungan Anak dan Penguatan Literasi

“Karena cuaca yang begini, kita khawatir ada titik tertentu yang bisa terjadi longsor lagi,” ujar Oktavianus kepada benuanta.co.id, Rabu (21/9/2022)

Oktavianus juga khawatir hal tersebut dapat memperparah kondisi jalan menuju Krayan Selatan, termasuk dapat merusak jalan darurat yang telah di buat oleh masyarakat akibat intensitas curah hujan yang tinggi.

Lebih lanjut, Oktavianus mengutarakan Jalan darurat yang dibuat oleh masyarakat lokasinya berada tidak jauh dari posisi jalan utama yang terputus akibat tanah longsor yang terjadi pada 5 September 2022 lalu.

Baca Juga :  Sukseskan Pemutakhiran Data Tunggal 2026, Pemkab Sinergi Bersama BPS Nunukan

Sementara itu, Oktavianus mengatakan melihat kondisi cuaca hari ini, kemungkinan pengiriman bantuan bahan pokok untuk masyarakat terdampak longsor akan kembali terganggu, mengingat cuaca hujan masih tinggi.

Yang mana bantuan sembako rencananya akan kembali diterbangkan dari Bandara R.A Bessing Malinau, namun penerbangannya masih melihat kondisi cuaca.

“Rencananya hari ini juga, pihak dari BPBD Nunukan akan berangkat ke Krayan Selatan,” tandas Oktavianus.(*)

Baca Juga :  Pemkab Nunukan dan Danlanud Bersinergi Jaga Keamanan di Perbatasan

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *