benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Pembangunan ruang terbuka publik tepian sungai Kayan yang berada di Kecamatan Tanjung Palas tepatnya depan Komplek Kesultanan Bulungan jalan Kasimuddin, dijadwalkan akan diresmikan tahun 2023.
“Itu sengaja memang kita masih tutup. Karena jangan sampai nanti kita buka pagarnya lalu masyarakat masuk injak rumput, pohon yang masih belum tumbuh maksimal,” tutur Bupati Bulungan, Syarwani, Selasa (27/12/2022).
Belum dibukanya ruang terbuka hijau tersebut karena masih harus dilakukan perawatan intensif. “Tapi juga dalam rangka menjaga keamanan taman itu sendiri,” jelasnya.
Syarwani pun menegaskan teruntuk masyarakat Tanjung Palas yang paling dekat dengan lokasi taman tersebut meminta agar dijaga ketika nantinya resmi dibuka.
“Terutama lampu-lampu yang ada jangan sampai nanti hilang (dicuri),” ungkapnya.
Sebab, ia menilai selama ini Pemkab dan Satpol PP Bulungan setiap hari sering menjaga kawasan ruang terbuka publik tepian sungai Kayan Tanjung Palas.
“Bahwa taman ini bukan taman pemerintah, tapi taman masyarakat. Kemudian tugas menjaga dan merawat taman yaitu adalah masyarakat juga yang berkomitmen memakai fasilitas taman dengan baik,” paparnya.
Kemudian berbicara penarikan retribusi oleh Pemkab Bulungan untuk ruang terbuka hijau taman tepian sungai kayan Tanjung Palas, kata Syarwani, belum bisa dilakukan.
“Jangankan taman tepian sungai Kayan Tanjung Palas, di Tebu Kayan saja belum juga kita lakukan retribusi. Karena kita juga memahami menggunakan taman tebu kayan itu banyak pelaku usaha UMKM,” ucapnya.
Dengan demikian pihaknya menilai berdasarkan situasi dan kondisi hari ini masyarakat Bulungan masih berjuang terbebas Covid-19.
“Sehingga pemanfaatan taman nanti kedepan masyarakat bisa merawat dan menjaga terutama aspek kebersihannya,” tuturnya.
Sebagai informasi, pembangunan ruang terbuka publik tepian sungai Kayan yang berada di Kecamatan Tanjung Palas telah dianggarkan APBD Bulungan tahun 2022 sebesar Rp 1,5 miliar dengan pengerjaan sejak 20 Juni 2022 lalu dan dikerjakan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Yogi Wibawa







