benuanta.co.id, BULUNGAN – Tekan inflasi di Kabupaten Bulungan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) turun ke lapangan melaksanakan pasar murah. Komoditas yang dijual adalah barang kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan di pasaran dan merupakan penyumbang terbesar inflasi.
Untuk diketahui inflasi Tanjung Selor dalam indeks harga konsumen (IHK) pada Oktober 2022 secara nasional mencapai 9,11 persen.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Bulungan, Muhammad Zakaria melalui Kepala Bidang Perdagangan, Murtina mengatakan organisasi perangkat daerah (OPD) lain yang tergabung dalam TPID juga turun di pasar murah. Di antaranya Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan dan Biro Ekonomi serta Bulog.
“Pasar murah kami laksanakan untuk menekan inflasi, karena Tanjung Selor merupakan daerah dengan inflasi paling tinggi di Indonesia,” ucap Murtina kepada benuanta.co.id, Ahad 6 November 2022.
Pasar murah ini sendiri tak hanya dilaksanakan pada hari ini, namun masih akan digelar di pekan depan. Selain di kawasan Car Free Day Tebu Kayan, seperti pada hari ini di depan Pemadam Kebakaran Bulungan, pasar murah akan menyasar wilayah lain di Bulungan.
“Tiap minggu akan kita laksanakan pasar murah, selain disini daerah-daerag lain juga kita laksanakan,” ungkapnya.
Komoditas yang disiapkan pada hari ini di antaranya minyak goreng merek Viola harganya Rp 14 ribu, gula pasir 1 kilogram seharga Rp 15 ribu, telur ayam harganya Rp 54 ribu, bawang merah 1 kilogram sebesar Rp 36 ribu dan bawang putih sebesar Rp 21 ribu.
Lalu ada bayam harga Rp 3 ribu, bayam Rp 4 ribu, kemangi Rp 3 ribu, daun bawang sebesar Rp 30 ribu, kacang panjang sebesar Rp 13 ribu, semangka seharga Rp 8 ribu, cabai merah besar 1 kilogram Rp 45 ribu, cabai merah keriting 1 kilogram Rp 40 ribu, cabai rawit 1 kilogram Rp 45 ribu, cabai tiung Rp 50 ribu dan cabai besar hijau Rp 20 ribu.
Kembang kol 1 kilogram sebesar Rp 45 ribu, buncis Rp 18 ribu, timun Rp 25 ribu, tomat 1 kilogram Rp 10 ribu, terong 1 kilogram Rp 7 ribu, jahe Rp 15 ribu, kunyit lokal Rp 7 ribu dan beras ukuran 5 kilogram sebesar Rp 57 ribu.
“Komoditas yang masuk inflasi adalah beras, cabai, gula, telur dan paling banyak dicari adalah minyak goreng, telur, bawang, tomat dan cabai paling laris sampai habis,” pungkasnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Yogi Wibawa







