Polres Bulungan Akan Tindak Tegas Penimbun Minyak

benuanta.co.id, BULUNGAN – Antisipasi kelangkaan minyak goreng di pasaran, Polres Bulungan komitmen melakukan pengawasan ketat di berbagai sektor perbelanjaan. Salah satu tujuannya agar tidak terjadi penimbunan minyak goreng di distributor, toko maupun ritel.

Waka Polres Bulungan, Kompol William Wilman Sitorus menuturkan selama ini belum didapati adanya keluhan masyarakat yang berlebihan terkait kelangkaan minyak goreng. Hal itu terpantau dari setiap harinya Satgas Pangan Polres Bulungan turun melakukan pengecekan ke lapangan.

“Sementara ini belum ada keluhan, karena saya lihat masih banyak yang menjual. Tapi untuk tahu updatenya gabungan Sat Reskrim dan Intel akan turun melakukan pengecekan apakah ada penimbunan,” ujar Kompol William kepada benuanta.co.id, Selasa 8 Maret 2022.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi Meroket di Pasar Induk Tanjung Selor

Tidak ada toleransi, ketika didapati adanya orang yang memanfaatkan situasi sulit ini untuk melakukan penimbunan minyak goreng, agar dijual dengan harga di atas dari saran pemerintah akan ditindak.

“Langkah antisipasi kita rutin turun ke lapangan, karena sejauh ini belum didapati aksi penimbunan. Tapi kita terus dalami terkait kelangkaan minyak goreng ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Basarnas Siagakan Tim SAR di Tiga Titik Arus Mudik Tanjung Selor

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bulungan, IPTU Mhd Khomaini mengatakan setiap harinya ada beberapa personelnya turun melakukan pengecekan stok dan harga. Misalnya hari ini, ada 2 toko yang di cek yakni Toko Family Mart didapati masih ada stok minyak sebanyak 300 dos merek Tawon, 100 dos merek Kamila dan 80 dos merek Fortune untuk ukuran 1 liter.

“Kita temui harganya masih Rp 14 ribu merek Fortune dan Kamila sedangkan Tawon seliter harga Rp 21.200, sebenarnya sudah dilaporkan kepada Kementerian karena masih stok lama jadinya masih harga lama” ucap Khomaini.

Baca Juga :  Sungai Kayan Meluap 3 Meter, Akses Jalan Long Beluah-Tanjung Selor Tertutup 

Sedangkan di Toko Harapan Baru didapati masih ada stok merek Fortune sebanyak 300 dos ukuran pouch dan ukuran bantal sebanyak 1.500 dos. Sehingga dengan temuan itu, soal kelangkaan tidak terjadi di Bulungan.

“Memang kita imbau untuk dibatasi pembeliannya, 1 orang hanya bisa 2 bungkus atau liter, dengan syarat menunjukkan KTP supaya tidak bisa membeli 2 kali dalam sehari,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *