TANJUNG SELOR – Berkat kerjasama masyarakat dan petugas dalam melakukan pencarian korban yang tenggelam di Sungai Selor. Akhirnya korban bernana Rendi ditemukan tidak jauh dari lokasi tenggelam pada hari Ahad 4 Juli sekira pukul 15.52 wita, ditemukan tersangkut di perangkap yang dibuat oleh warga.
“Korban telah ditemukan tidak jauh dari lokasi tenggelamnya. Kondisinya sudah meninggal dunia,” ungkap Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro melalui Kapolsek Tanjung Palas IPTU Supriadi kepada benuanta.co.id, Ahad 4 Juli 2021.
Dia menuturkan sejak tenggelam pada pukul 12.30 wita, maka pencarian terus dilakukan baik dari warga setempat maupun dari tim BPBD dan kepolisian. Pencarian membuahkan hasil, salah satu perahu yang menarik pancingan tersangkut di pakaian korban.
“Jadi warga buat kaitan dari pancing atau duri rotan yang dimasukkan ke dalam air lalu ditarik. Cara itu efektif dan korban ditemukan karena tersangkut pancingan,” ucapnya.
Setelah ditemukan, korban pun di angkat ke dalam perahu dan dimasukkan di kantong mayat. Kemudian dibawa ke Tanjung Palas untuk dibawa ke Puskesmas Tanjung Palas untuk dilakukan visum.
“Korban pun dibawa ke Puskesmas, setelah itu diserahkan kepada keluarganya untuk dikebumikan,” jelasnya.
Supriadi mengatakan saat itu pada pukul 11.30 wita korban bersama 3 teman-temannya datang dari Desa Gunung Putih ke arah Gunung Seriang, tepatnya di wilayah gusung pasir anak Sungai Selor untuk mandi.
“Mereka berempat mandi, setelah itu satunya ternyata tenggelam sementara tiga orang temannya selamat karena di tolong oleh nelayan,” paparnya.
Mengetahui temannya tenggelam, 3 orang bernama Adi Ramadani, Aran dan Habib setelah selamat pulang untuk melapor jika Rendi tenggelam di Sungai Selor. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor : Nicky Saputra







