Pemprov Kaltara Akan Bantu Perluasan Masjid Al-Akbar

TANJUNG SELOR – Kegiatan Pesantren Ramadan yang dilaksanakan oleh Taman Pendidikan Alquran (TPA) Al-Akbar Sabanar Lama, telah berakhir. Pesantren Ramadan ini diikuti 80 santri TPA dan 50 santri remaja dari Ikatan Remaja Masjid (IRMA).

Setelah berjalan selama 20 hari, dimulai tanggal 19 April hingga 8 Mei 2021, hari ini ditutup oleh Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang SH M.Hum yang diwakili oleh Biro Kesra Setda Provinsi Kaltara.

“Saya mengapresiasi atas diselenggarakannya kegiatan ini yang berjalan lancar dan sukses, dan berterimakasih kepada seluruh pengajar dalam pembentukan karakter pemuda pemudi Kalimantan Utara untuk menjadi makhluk berakhlak mulia,” ungkap Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kaltara, Slamet Riyadi dalam sambutannya, Ahad 9 Mei 2021.

Baca Juga :  Bulog Bulungan Pastikan Stok Beras Aman hingga Idulfitri

Dia menuturkan, meski dalam kondisi keterbatasan, dengan penerapan protokol kesehatan, masih terlihat antusias anak didik untuk belajar agama. Terlebih tempat belajarnya cukup terbatas karena menggunakan masjid yang kapasitas kecil.

“Kepada santri berjumlah 130 orang ini yang mengikuti pesantren Ramadan, saya berharap dengan mendapatkan ilmu yang baru agar diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Tak hanya dalam momen bulan Ramadan saja, dia berpesan agar semangat belajar agama juga dilakukan di bulan lain. Karena ilmu agama merupakan pondasi dari segala ilmu. “Jadi tidak hanya belajar di bulan Ramadan tapi bulan lainnya,” paparnya.

Sebelumnya, pengurus Masjid Al-Akbar meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi Kaltara untuk memperhatikan kondisi masjid yang beralamat di Jalan Sabanar Lama ini untuk diperluas. Alasannya dengan meningkatnya jemaah maka semakin terbatas ruangan masjid untuk melaksanakan ibadah.

Baca Juga :  Menangguk Seruyuk di Sungai Kayan, Warisan Leluhur Terus Dilestarikan

“Jadi saya meminta kepada pengurus masjid ini agar membuat proposal bantuan, kirim kepada kami. InsyaAllah Pemprov Kaltara akan memberikan bantuan dana untuk perluasan masjidnya,” ucapnya.

Sementara itu, Pengasuh TPA Al Akbar juga sebagai imam Masjid Al-Akbar, Ustaz Ahmad Juraisy mengucapkan terima kasih atas kehadiran perwakilan pemerintah dalam kegiatan Pesantren Ramadan itu.

“Saya laporkan jika kegiatan Pesantren Ramadan ini adalah kali pertama kami adakan. Dengan pesertanya kurang lebih 130 orang. Sebenarnya masih banyak yang ingin ikut, hanya saja pandemi Covid-19 kita batasi pesertanya,” ujar Ahmad Juraisy.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi Meroket di Pasar Induk Tanjung Selor

Sejak berdirinya masjid ini, kata dia, telah banyak menoreh keberhasilan dan keikutsertaan dalam berbagai kegiatan. Di mana selama 4 tahun berturut-turut, Masjid Al-Akbar tak pernah absen dalam kegiatan festival anak soleh.

“Walaupun masjidnya kecil, tapi kami punya semangat untuk selalu ikut bersumbangsih terhadap kemajuan anak generasi muda kita,” paparnya.

Adapun materi yang diajarkan dalam pesantren itu antara lain Buku Pintar Iman Islam, Kitab Fadhilah Amal, Kitab Aqidatul Awam, Kitab Safinatun Najah, Kitab Ahlaqul Banin, Kitab Tarikhul Islam dan Kitab Arbain Nawawi. (*)

 

Reporter: Heri Muliadi

Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *