Bupati Bulungan Minta Jalur Perairan Diperketat

TANJUNG SELOR – Salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Bulungan adalah buka tutup akses menuju Bulungan dan sebaliknya. Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang pun telah melakukan pembatasan akses masuk Kaltara dari arah Kalimantan Timur.

“Setelah melakukan konsolidasi kita akan perketat pintu masuk ke Bulungan,” ucap Bupati Bulungan Syarwani, kemarin.

Baca Juga :  Basarnas Siagakan Tim SAR di Tiga Titik Arus Mudik Tanjung Selor

Pengetatan jalur yang dimaksud oleh Syarwani adalah jalur perairan, tak hanya dari Tarakan, tapi juga warga yang berasal dari Nunukan. Mereka ini yang menggunakan transportasi speedboat. “Terutama bagi warga yang melalui jalur air harus diperketat,” jelasnya.

Dirinya mengimbau masyarakat yang masuk ke Bulungan dengan pintu air harus menaati protokol kesehatan. Di mana akan ada pengecekan di setiap pelabuhan yakni pelabuhan Kayan 2 dan pelabuhan Kulteka.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Bulungan H. Datu Muhammad Idris Wafat Saat jadi Imam Salat Magrib

“Harus taat prokes, jadi nanti kita minta pengecekan di pintu air itu diperketat. Pak Gubernur sudah buat pembatasan di perbatasan Bulungan-Berau,” ujarnya.

Syarwani menuturkan, akan melakukan sterilisasi kantor yang ada di Pemkab Bulungan. Hal ini dikarenakan Pemkab sudah memiliki alat sterilisasi yang ada di BPBD Bulungan.

“Kita juga minta di kantor pemerintahan disterilisasi, karena kita sudah punya alatnya,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Sungai Kayan Meluap 3 Meter, Akses Jalan Long Beluah-Tanjung Selor Tertutup 

 

Reporter: Heri Muliadi

Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *