Warga Km 57 Gelar Syukuran, Wabup Bulungan Minta Pihak Swasta Bantu Masyarakat

TANJUNG SELOR – Warga Desa Binai, Kecamatan Tanjung Palas Timur, tepatnya di Kilometer (Km) 57, perbatasan Kabupaten Bulungan (Kaltara) – Kabupaten Berau (Kaltim), mengadakan syukuran dan doa bersama atas selesainya perbaikan dan pelebaran jalan yang dikerjakan pihak swasta di sekitar pemukiman warga, belum lama ini.

Ketua RT 10 yang juga tokoh masyarakat Toraja, Marthen mengatakan, syukuran itu bentuk ungkapan rasa bahagia warga atas diperbaikinya jalan kampung yang ada di tiga RT.

“Ada tiga RT yang merasakan hasil perbaikan jalan yang dilakukan pihak swasta ini, yakni RT 8,9 dan 10. Total panjang jalan yang di perbaiki sekira 70 kilometer. Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut apalagi jalan yang diperbaiki ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai petani,” ungkap Marthen.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Bulungan H. Datu Muhammad Idris Wafat Saat jadi Imam Salat Magrib

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Ingkong Ala mengatakan, peran pihak swasta untuk membantu masyarakat sangat diperlukan, apalagi saat ini anggaran pembangunan yang dimiliki Pemkab Bulungan sangat kecil di tengah wabah Pandemik COVID-19.

“Kami juga berterima kasih atas kesediaan pihak swasta yang bermitra dengan pemerintah seperti siap menjadi bapak angkat untuk petani di Km 57 ini, ” kata Ingkong Ala.

Baca Juga :  Momen Mudik Lebaran, Pelabuhan Kayan II Mulai Dipadati Penumpang 

Lanjutnya, di Bulungan banyak pengusaha yang masih sedikit peduli dengan kondisi masyarakat. Untuk itu peran swasta ikut membantu membangunkan infrastruktur bagi masyarakat di daerah sangat dibutuhkan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten bersama masyarakat khususnya di Km 57 ini kita berikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak swasta yang telah membantu, semoga ini bisa dimanfaatkan masyarakat dengan baik,” jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi infrastruktur yang kurang baik membuat warga Bulungan yang sebagian besar sebagai petani, kesulitan memasarkan hasil pertaniannya.

Baca Juga :  Sungai Kayan Meluap 3 Meter, Akses Jalan Long Beluah-Tanjung Selor Tertutup 

“Mayoritas warga di KM 57 ini merupakan masyarakat petani dan pekebun. Sehingga sangat membutuhkan adanya akses jalan maupun jembatan,” ujarnya.

Ditegaskannya, perbaikan dan pelebaran jalan di RT. 10 Desa Binai yang mencapai sekira 70 km itu diharapkan dapat membantu mobilitas warga, khususnya membawa hasil tanaman atau kebun para petani untuk dijual ke luar.

“Semoga dengan perbaikan akses jalan ini, akan meringankan beban masyarakat dan mempermudah warga untuk membawa hasil pertanian dan perkebunannya untuk dijual,” pungkasnya.(*)

 

Reporter: Victor Ratu
Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *