benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Kebakaran di Tanjung Palas Hilir, tepatnya di RT 7 Lebong menghanguskan satu unit rumah serta merembet ke dua bangunan di sekitarnya. Api diduga pertama kali muncul dari bagian tengah rumah milik Andi Mulyadi (57) saat pemilik masih berada di dalam rumah.
Ps. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo, mengungkapkan awal mula kejadian berdasarkan keterangan korban.
“Sekitar pukul 10.30 WITA korban sedang berada di dalam rumah menonton televisi, lalu mendengar suara kretek. Saat dicek, api sudah membesar di bagian tengah rumah dekat dapur,” jelasnya.
Melihat api yang terus membesar, korban langsung berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar pun berhamburan datang membantu, sebagian mencoba memadamkan api dengan alat seadanya, sementara lainnya menyelamatkan barang-barang milik korban.
Namun karena sebagian besar bangunan terbuat dari kayu, api dengan cepat melahap rumah hingga tak tersisa.
Kepala Satpol PP dan PMK Kabupaten Bulungan, Wilson Ului, membenarkan adanya laporan tersebut, pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan.
“Begitu kita dapat informasi, kita langsung ke lapangan. Ini memang tugas kami dan kita reaksi cepat,” ujarnya.
Ia juga memastikan seluruh armada dan personel dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.
“Walaupun karena jarak dan waktu kita sedikit terlambat, tapi pada prinsipnya kita siap. Semua armada dan personel kita turunkan,” tambahnya.
Dari data yang dihimpun, satu rumah milik Andi Mulyadi ludes terbakar. Sementara dua rumah lainnya masing-masing milik Yusran Susanto (48) dan Aisyah (80) mengalami kerusakan di bagian samping.
Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dari Tanjung Selor dan Tanjung Palas dikerahkan untuk menjinakkan api.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.30 WITA, kemudian dilakukan pendinginan,” kata Hadi.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, tiga kepala keluarga terdampak dan kini untuk sementara mengungsi di rumah kerabat.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara kerugian materil belum dapat dipastikan. (*)
Reporter: Alvianita
Editor: Ramli







