benuanta.co.id, BULUNGAN – Kebun Raya Bundayati mulai dilirik sebagai salah satu lokasi pembelajaran di luar kelas. Tempat yang selama ini dikenal sebagai area rekreasi tersebut kini didorong menjadi ruang edukasi alternatif bagi para pelajar.
Keberadaan kebun raya memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai kelas alam dengan suasana terbuka yang alami dapat memberikan pengalaman belajar yang berbeda dibandingkan di dalam ruang kelas.
Anak-anak bisa belajar banyak hal secara langsung di Kebun Raya Bundayati. Mulai dari mengenal berbagai jenis tanaman, memahami pentingnya menjaga lingkungan, hingga membangun interaksi sosial yang lebih sehat.
“Belajar tidak harus selalu di dalam kelas. Di sini anak-anak bisa melihat langsung, menyentuh, dan merasakan apa yang dipelajari,” ujar Bupati Bulungan Syarwani, Rabu (1/4/2026).
Pemkab Bulungan pun mendorong sekolah-sekolah, khususnya di Tanjung Selor, untuk mulai memanfaatkan kebun raya tersebut sebagai bagian dari kegiatan belajar. Konsep ini dinilai lebih fleksibel karena bisa dilakukan di luar jam pelajaran formal, seperti pagi atau sore hari.
Selain memberikan pengalaman baru, pembelajaran di alam terbuka juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget. Dengan lebih banyak aktivitas di luar ruangan, siswa bisa lebih aktif dan tidak hanya terpaku pada layar.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa pemanfaatan Kebun Raya Bundayati sebagai tempat belajar membutuhkan dukungan semua pihak. Peran guru dan orang tua dinilai penting agar kegiatan belajar di luar kelas tetap terarah dan memberikan manfaat maksimal. (*)
Reporter: Alvianita
Editor: Ramli







