ASN Bolos Ditemukan Sidak Hari Pertama Kerja, Sanksi Keras Potong TPP

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Hari pertama masuk kerja usai libur Idul Fitri 1447 Hijriah, Sekretaris Daerah (Sekda) Bulungan, H Risdianto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah instansi pelayanan publik pada Rabu (25/3/2026).

Sidak dilakukan untuk memastikan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta melihat langsung kondisi pelayanan kepada masyarakat apakah sudah kembali berjalan normal.

Beberapa lokasi yang didatangi antara lain Kantor Kesbangpol Bulungan, Disdukcapil, Mal Pelayanan Publik (MPP), Sekretariat DPRD Bulungan, Puskesmas Tanjung Selor hingga Rumah Sakit Daerah dr. H. Soemarno Sosroatmodjo (RSDSS) di Tanjung Selor.

Baca Juga :  Hari Ketiga Lebaran Pantai Tanah Kuning-Mangkupadi Diserbu Wisatawan Lokal

“Kegiatan ini rutin dilakukan sebagai bentuk pengawasan setelah libur panjang, untuk memastikan ASN kembali bekerja dengan baik,” ujar Risdianto.

Dari hasil sidak, secara umum tingkat kehadiran pegawai dinilai cukup baik. Namun, masih ditemukan sejumlah ASN yang tidak masuk kerja tanpa keterangan jelas.

Di Sekretariat DPRD Bulungan, tercatat ada tiga pegawai yang tidak hadir tanpa alasan. Risdianto menegaskan, pegawai tersebut akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku, termasuk kemungkinan pemotongan tambahan penghasilan pegawai (TPP).

Baca Juga :  Lonjakan Arus Balik Penumpang DAMRI Tanjung Selor Diperkirakan Terjadi 28–29 Maret

Sementara itu, di Kantor Kesbangpol terdapat satu pegawai yang tidak masuk karena sakit dan disertai surat dokter. Di Disdukcapil juga ditemukan satu pegawai yang izin melahirkan.

“Kalau alasannya jelas dan bisa dipertanggungjawabkan, tentu tidak masalah,” tambahnya.

Untuk pelayanan kesehatan, Risdianto memastikan sudah berjalan normal. Baik di Puskesmas Tanjung Selor maupun di RSDSS, layanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa kendala berarti.

Namun, ia juga menemukan masih ada beberapa layanan yang belum optimal, terutama di Mal Pelayanan Publik. Sejumlah tenant, khususnya dari instansi kementerian atau lembaga, belum membuka layanan karena masih menerapkan sistem kerja fleksibel.

Baca Juga :  Libur Panjang Usai, Kunjungan Pasien di RSUD Tanjung Selor Meningkat

Selain itu, beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) juga terpantau belum maksimal, bahkan ada yang belum membuka layanan pada pagi hari.

“Pelayanan itu harus dimulai pagi, bukan siang. Ini harus jadi perhatian,” tegasnya.

Secara keseluruhan, Sekda menilai pelayanan publik di Bulungan sudah kembali berjalan, meskipun masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki ke depannya. (*)

Reporter: Alvianita
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *