BLT BBM Diharapkan Tersalurkan dengan Baik dan Diharapkan Menjadi Solusi

benuanta.co.id, Makassar – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang merupakan kompensasi atas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) segera dicairkan. Dinas Sosial Sulsel merilis, jumlah penerima manfaat sebanyak 396 ribu lebih Kelompok Penerima Manfaat (KPM).

Ketua Komisi E DPRD Sulsel Rahman Pina berharap, penyaluran BLT kenaikan BBM yang menjadi program nasional bisa dioptimalkan dengan baik dan tetap sasaran.

Baca Juga :  Arak-Arakan Vespa ke Kampung Nelayan: Cara Tri Rayakan Pelanggan Setia di Tarakan

“Saya kira data penerima itu sudah ada nama-namanya, sudah lengkap. Tak mungkin ditambah ataupun dikurangi Dinsos. Tentu harapan kami agar lebih cepat disalurkan, agar ini benar-benar bisa menjadi bantalan sosial akibat kenaikan harga BBM,” kata politisi Partai Golkar ini, Rabu, (7/9).

Sementara Sosiolog Universitas Hasanuddin Anshar Aminullah menilai, kenaikan BBM bersubsidi ini memang akan sangat berdampak pada perekonomian masyarakat, khususnya l yang berada di level bawah.

Baca Juga :  Akselerasi Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan dan DPMPTSP Tarakan Integrasikan Layanan Pendaftaran

“Kesulitan ini akan mempengaruhi banyak hal dalam upaya kembali bangkit pasca pandemi,” ujarnya.

Menurut Anshar, kenaikan harga pada kebutuhan pokok, pasti akan segera terjadi dan sulit dihindari. “Kita berharap. Pemerintah segera mengambil langkah-langkah strategis, dalam upaya mengantisipasi lonjakan harga yang berpotensi menimbulkan efek domino dal masyarakat kita,” ucapnya.

Ia berharap, sebisa mungkin BLT bisa segera tersalur ke bawah, meskipun tak memberi efek berlebih atas tercukupinya biaya kebutuhan bagi penerima.

Baca Juga :  Stok Ayam Beku Selama Ramadan di Tarakan Aman

“Tapi setidaknya ini bisa menjadi solusi awal, bagi penerima yang terdampak akan kenaikan BBM ini,” imbuhnya.(*)

Penulis: Akbar

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *