benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Memasuki triwulan II tahun 2024, realisasi atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ada di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) baru mencapai 36 persen dari target keseluruhan sebesar Rp 1,26 Triliun. “Target kita minimal kemarin mendekati angka 50 persen, makanya kita terus bekerja keras agar realisasi dari target ini bisa tercapai,” Kata Kepala Bapenda Kaltara, Tommy Labo pada Selasa, 8 Juli 2025.
Meski demikian, Tommy sapaannya mengaku tetap optimis dengan capaian realisasi PAD Kaltara. Lantaran percepatan realisasi PAD biasanya terjadi pada triwulan akhir.
“Kalau alogaritmanya biasanya seperti itu, di akhir tahun baru semuanya bisa terkejar cepat. Tapi kita juga terus berupaya agar semua realisasi PAD ini bisa berjalan merata setiap triwulannya, agar pihak-pihak terkait tidak terlalu bekerja keras di akhir tahun nanti dalam merealisasikan PAD,” jelas Tomy.
Kemudian ia juga menjelaskan adanya penurunan capaian realisasi PAD ditahun 2025 ini disebabkan oleh sejumlah faktor, salah satunya ialah adanya kebijakan intensif ekonomi fiskal yang menurunkan sejumlah pembayaran pajak seperti pajak kendaraan. Menurut Tommy secara kuantitas, volume pembayaran pajak kendaraan ditahun 2025 mengalami peningkatan, namun disisi lain juga mengalami penurunan secara nominal.
“Masyarakat yang membayar pajak di Kaltara justru semakin turun jika dibandingkan dengan tahun lalu. Tapi hal itu tidak mempengaruhi peningkatan realisasi PAD kita. Karena ditahun ini pembayaran nominal pajak kendaraan itu mengalami penurunan hingga 0,75 persen. Karena penurunan itu juga ritme capaian realisasi PAD kita juga ikut menurun,” pungkasnya. (*)
Reporter: Osarade
Editor: Endah Agustina







