Anggaran Sebelumnya Dipotong, Tahun ini Pembangunan Makorem Dilanjutkan

TANJUNG SELOR – Pembangunan Markas Korem 092 Maharajalila yang belum tuntas di tahun 2020, akan berlanjut di tahun 2021 ini, dengan menggunakan anggaran sisa. Pasalnya pembangunannya tahun lalu anggarannya terbagi 2, ini berkaitan dengan adanya Pandemi Covid-19 sehingga sisanya diturunkan di tahun 2021.

“Tetap dilanjutkan, hanya saja dari pihak pemborong dari Jawa belum datang. Karena disana ada PPKM yang ketat, kemudian ada antigen itu masa berlakunya hanya 3 hari jadi pekerja itu sulit untuk bergerak,” ungkap Danrem 092 Maharajalila Brigjen TNI Suratno, Jumat 23 Januari 2021.

Baca Juga :  PKL Jalan Durian–Sabanar Diimbau Tak Berjualan di Atas Drainase

Walaupun kondisi belum banyak tenaga kerja di lokasi pembangunan Korem, dirinya tetap memastikan akan berjalan. Terlebih saat ini perumahan dinas sebagian besar telah rampung. Ada 2 tipe dibangun yakni tipe 54 sebanyak ada 10 unit dan tipe 45 ada 16 unit.

“Bangunan rumah dinas sudah selesai sekitar 80 sampai 90 persen, tapi ada beberapa masih perbaikan di belakang misalnya pemasangan keramik,” jelasnya.

Kata dia, anggaran tahun 2020 ada pemotongan. Untuk pembangunan rumah dinas potongannya sekitar 20 persen. Lalu untuk anggaran pembangunan gedung kantornya sekitar 50 persen. “Sehingga anggaran 20 persen dan 50 persen ini dibayarkan di tahun 2021 yang dilanjutkan oleh pengembang atau kontraktor yang sama di tahun 2020,” sebutnya.

Baca Juga :  TMMD Buka Akses Jalan 3,5 KM di Salimbatu

“Untuk penempatannya jika sudah selesai, untuk saat ini masih ngontrak. Ada juga pamen yang menumpang seperti di Kompi B, di Brigif dan ada menggunakan Rusun,” sambungnya.

Untuk diketahui, dalam pembangunan Makorem terbagi 4 pekerjaan. Yakni untuk pembangunan prasarana korem Kaltara menggunakan anggaran APBN 2020 sebesar Rp 5.110.360.000 dikerjakan oleh PT Palang Maha Karya.

Baca Juga :  Pemkab Bulungan Batasi Aktivitas Masyarakat Selama Ramadan

Kemudian pembangunan Rumdis Danrem, Kasrem, Kasi Korem dan prasarana Korem dengan nilai kontrak Rp 7.211.258.000 dikerjakan oleh PT Khaira Jaya 99.

Lalu untuk pembangunan rumah jaga, pos jaga, pos provost, gudang amunisi, rumah genset dan prasarana Korem dengan nilai kontrak Rp 5.266.114.000 dikerjakan oleh PT Arah Pemalang.

Ditambah untuk pembangunan Rumdis K 54, K 45 dan prasarana Korem dengan nilai kontrak sebesar Rp 8.322.150.000 yang dikerjakan oleh PT Dwijaya Digdaya. (*)

 

Reporter: Heri Muliadi

Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *