benuanta.co.id, NUNUKAN – Sebanyak 63 anggota Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Nunukan resmi dilantik, Ahad (30/10) malam.
Ketua Bawaslu Nunukan, Moch. Yusran, mengatakan Panwascam merupakan bagian dari lembaga Bawaslu yang bertugas mengawasi seluruh tahapan Pemilu pada lingkup kecamatan masing-masing. Ia memastikan seluruh proses perekrutan telah melalui proses yang kredibel, objektif dan profesional.
“Dalam perekrutan juga dilakukan dengan selektif, sehingga dapat menghasilkan Panwascam yang berintegrasi dalam menjalankan tugas pengawasan pada seluruh tahapan Pemilu 2024 mendatang,” kata Moch. Yusran, Senin (31/11).
Ia menegaskan, Panwascam agar benar-benar bekerja dengan baik dan menjaga kode etik sebagai penyelenggara Pemilu, termasuk mampu menjalin kerjasama yang baik dengan stakeholder.
Sementara itu Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura hafid menyampaikan kurang lebih 15 bulan lagi akan menggelar pemilihan umum serentak untuk yang pertama kalinya. Pemilihan anggota DPR, DPD, dan DPRD, serta Presiden dan Wakil Presiden yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang. Lalu pada bulan November akan dilaksanakan pilkada serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Nunukan, Kalimantan Utara.
Menurutnya pemilu mendatang akan lebih kompleks dan rumit jika dibandingkan dengan pemilu – pemilu sebelumnya. Beban kerja para penyelenggara pemilu mulai dari PPS, PPK, KPU, termasuk juga Bawaslu dan jajaranya juga akan semakin berat.
“Tapi jika semuanya diawali dengan niat yang ikhlas dan kerja yang sungguh – sungguh, maka tahapan demi tahapan pemilu akan bisa kita laksanakan dengan baik dan lancar,” ujarnya.
Laura juga berpesan agar netralitas para anggota Panwascam benar – benar menjadi perhatian utama. Mempelajari setiap regulasi dalam kepemiluan dengan baik, supaya bawaslu mampu menyelesaikan setiap persoalan dan sengketa yang muncul dengan cermat dan tepat. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Yogi Wibawa







