Jadwal Penerbangan di Bandara Juwata Tarakan Dipastikan Normal

benuanta.co.id, TARAKAN – Operasional seluruh maskapai penerbangan di Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan dipastikan tetap berjalan normal dan tidak terganggu, meskipun salah satu fasilitas garbarata di bandara tersebut saat ini mengalami kerusakan.

Pengawas Kargo Maskapai Citilink di Tarakan, Agung, membenarkan adanya kendala teknis pada salah satu dari dua unit garbarata yang ada di Bandara Juwata. Kendati demikian, ia menegaskan proses naik dan turun penumpang (boarding) tetap berlangsung lancar dengan mengoptimalkan satu garbarata yang masih berfungsi secara bergantian.

Baca Juga :  Pemprov Kaltara Dorong Pencegahan Korupsi Dimulai dari Keluarga

“Sebenarnya tidak ada yang mempersulit penumpang, karena antar-maskapai sudah ada aturannya. Pesawat yang tiba lebih dahulu yang akan menggunakan garbarata tersebut,” ujar Agung.

Senada dengan hal itu, Manager Lion Air Group Tarakan, Faikar, menyampaikan bahwa kerusakan satu unit garbarata tidak berdampak pada jadwal maupun proses operasional penerbangan. Pihak maskapai juga menyiagakan tangga manual sebagai alternatif bagi penumpang.

Baca Juga :  Rp100 Juta Penanganan Jalan Gajah Mada Tarakan

“Betul, disiapkan tangga manual,” kata Faikar.

Terkait adanya beberapa pembatalan penerbangan, Faikar menegaskan hal tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan kendala garbarata, melainkan murni dinamika operasional saat periode sepi penumpang (low season).

Ia mencontohkan, penerbangan Super Air Jet nomor penerbangan IU 748 rute Tarakan yang dijadwalkan pukul 13.10 WITA sesekali mengalami penggabungan jadwal (flight consolidation) apabila keterisian penumpang berada di bawah batas minimal.

Baca Juga :  Gubernur Kaltara Minta CSR Perusahaan Migas Merata, Bidang Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas

“Ketika penumpang di bawah batas minimal, jadwalnya disatukan. Namun ini jarang terjadi. Jika ada penyesuaian jadwal, kami selalu menginformasikannya kepada calon penumpang paling lambat 12 jam hingga dua hari sebelum keberangkatan melalui broadcast email maupun WhatsApp,” jelasnya.

Pihaknya berharap frekuensi penerbangan Lion Air Group di Bandara Juwata Tarakan terus stabil tanpa perlu adanya penjadwalan ulang (reschedule) di kemudian hari. (*)

Reporter/Editor: Endah Agustina