Petani di Tarakan Tak Khawatirkan Musim Kemarau Berkepanjangan

benuanta.co.id, TARAKAN – Lembaga pemerintah memprediksi kekeringan akan melanda Indonesia hingga ahkir tahun 2023. Lantas, bagaimana para petani mempersiapkan dampak yang ditimbilkan dari fenomena tersebut.

Lukas (57) petani sayur di Kota Tarakan menjelaskan, saat ini ia menanam 3 jenis sayur-sayuran seperti kangkung, bayam daun sop atau seledri. Guna menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan Lukas hanya mempersiapkan profil tank air 1.200 liter dengan cara membeli seharga Rp 70 ribu.

Baca Juga :  Tahun Kuda Api 2026, Diprediksi Bawa Peluang Besar Ekonomi

“Kalau ada hujan, tanaman tidak perlu disiram,’’ ucap Lukas saat berada di Jalan Gunung Amal, Kelurahan Kampung Enam, Kecamatan Tarakan Timur.

Ia mengatakan, kemarau baru terjadi 7 hari belakangan, uniknya hujan tetap turun menyirami tanaman miliknya. Tingginya suhu matahari membuat sejumlah tanamannya menjadi kering.

Lukas mengaku, enam bedeng yang ia tanamin bibit pun mati lantaran disebabkan oleh musim kemarau yang  berkepanjangan, sehingga ia mengalami kerugian sebesar Rp 50 ribu. Hal tersebut belum terhitung dengan pupuk dan biaya lainnya.

Baca Juga :  Dapur SPPG Polres Tarakan Diresmikan, Target Produksi Bertahap Hingga 2.000 Porsi

“Jika tidak ada hujan saya mengalami kerugian, bibit saya jelas mati,” terang Lukas.

Lukas menerangkan, untuk kangkung dan sawi bisa di panen sebulan dua kali, untuk bayam dapat dipanen sebulan sekali.

“Jadi, masa pembibitan selama 14 hari lalu dipindah kembali,” tutur Lukas saat duduk di pondok miliknya.

Lebih dalam Lukas mengatakan jika musim kemarau bukanlah hal yang harus dihindari. Ia mengaku jika kemarau di Kota Tarakan tidak terlalu parah seperti di daerah lain.

Baca Juga :  Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Depan Ruko Slamet Riyadi

“Paling lama kemarau dua minggu sisanya disusul hujan lagi,” tutupnya.(*)

Reporter: Okta Balang

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *