Berantas Narkoba dan Miras, Pamtas Tanjung Kraya Lakukan Sweeping di Perbatasan 

benuanta.co.id, NUNUKAN – Satgas Pamtas Yonarmed 5/105 Trk/PG Pos Tanjung Karya, melakukan tindakan sweeping ke beberapa titik wilayah perbatasan.

Sweeping ini lantaran adanya dugaan kegiatan penyeludupan barang ilegal seperti Minuman Keras (Miras) dan narkotika di wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia.

Dansatgas Pamtas Yonarmed 5/105 Trk/Pancagiri Letkol Arm Yan Octa Rombenanta S.Sos, mengatakan sweeping ini mengingat wilayah perbatasan merupakan lokasi yang paling rentan akan peredaran barang barang hasil penyeludupan yang tidak memiliki izin secara resmi atau ilegal.

Baca Juga :  Pemkab Nunukan Dukung Open Turnamen Bola Voli Kavaleri Cup 2026

“Makanya tindakan ilegal ini kita cegah dengan melakukan sweeping disejumlah titik, termasuk menempatkan personel untuk menjaga jalan penhubung antar negara,” katanya, Ahad 24 April 2022.

Ia menambahkan tindakan penyeludupan barang terlarang seperti Miras dan narkoba merupakan suatu ancaman bagi generasi mendatang. Oleh karena itu dalam beberapa waktu ke depan ia bersama dengan prajurit Satgas Pamtas, akan terus melakukan sweeping dan pengetatan penjagaan jalur perbatasan.

“Kebanyakan barang-barang seperti ini datangnya dari luar Indonesia dan ketika masuk, sasarannya adalah generasi muda kita. Oleh karena itu, untuk melindungi generasi muda, pintu perbatasan harus selalu kita jaga,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Beri Solusi Atasi Kelebihan Guru Olahraga di Beberapa SD di Nunukan

Selama melakukan sweeping ini, Octa mengaku belum menemukan adanya kegiatan penyeluduan barang ilegal. Namun, agar tidak kecolongan pihaknya menegaskan akan tetap menugaskan personel untuk menjaga jalur perbatasan selama 24 jam.

“Belum ada barang ilegal yang didapat pada saat sweeping pada hari ini, tapi kegiatan ini akan terus dilakukan demi menekan barang-barang ilegal yang masuk ke wilayah NKRI. Selain itu kegiatan sweeping ini juga salah satu tugas pokok anggota satgas Pamtas RI-MLY yang harus dilaksanakan” terangnya.

Baca Juga :  Ribuan Barang Kedaluwarsa Dimusnahkan di Krayan

Dilakukannya sweeping jalur perbatasan ini juga diakui Octa karena mendapat banyak laporan dan keluhan dari masyarakat terkait adanya aktivitas ilegal yang terjadi pada jalur perbatasan.

“Intinya warga sangat mendukung sweeping ini, soalnya warga sendiri juga resah jika daerahnya harus rusak akibat Miras dan narkotika,” pungkasnya.

Reporter: Osarade

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *