benuanta.co.id, NUNUKAN– Pemerintah Kabupaten Nunukan mendukung pelaksanaan Open Turnamen Bola Voli Kavaleri Cup Tahun 2026 yang digagas oleh Satgas Pamtas RI–Malaysia Yon Kav 13/SL.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Nunukan, H. Sura’i menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Nunukan menyampaikan apresiasi kepada Satgas Pamtas RI–Malaysia Yon Kav 13/SL atas terselenggaranya kegiatan olahraga di wilayah perbatasan.
“Satgas Pamtas Yon Kav 13/SL tidak hanya menjalankan tugas pengamanan wilayah perbatasan, tetapi juga aktif membangun kebersamaan dan kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan olahraga,” ujar H. Sura’i.
Dikatakannya, kegiatan olahraga seperti turnamen bola voli ini memiliki peran penting dalam menumbuhkan semangat sportivitas, disiplin, serta memperkuat persatuan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Sementara itu, Dansatgas Pamtas RI–Malaysia Yon Kav 13/SL, Letkol Kav. Ichsan Maulana Pradana menyampaikan, Open Turnamen Bola Voli Kavaleri Cup diselenggarakan dengan sejumlah tujuan strategis.
“Turnamen ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Kavaleri ke-76, mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta membuka ruang pembinaan bakat-bakat lokal yang ada di Kabupaten Nunukan,” tegas Ichsan.
Dansatgas menekankan, olahraga merupakan sarana pembentukan karakter generasi muda, terutama dalam menanamkan nilai kerja sama, disiplin, sportivitas, serta sikap saling menghargai.
“Melalui kegiatan ini, para peserta belajar tentang kerja sama tim, disiplin, dan bagaimana menyikapi kemenangan maupun kekalahan dengan sikap yang dewasa dan bermartabat,” tuturnya.
Open Turnamen Bola Voli Kavaleri Cup Tahun 2026 diikuti oleh 16 tim putra dan putri yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Nunukan. Melalui kegiatan ini, nilai kebersamaan, disiplin, dan sportivitas terus ditanamkan kepada para peserta maupun masyarakat yang hadir.
“Dengan dukungan seluruh pihak, turnamen ini diharapkan berjalan dengan aman dan tertib hingga selesai, serta semakin memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga persatuan dan kebersamaan di Kabupaten Nunukan sebagai wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







