benuanta.co.id, BULUNGAN – Terbentur anggaran yang minim, perbaikan infrastruktur seperti jalan tidak dapat dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bulungan. Terutama jalan yang telah menjadi kewenangannya mulai Tanjung Selor menuju Tanah Kuning Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur.
Bupati Bulungan, Syarwani menuturkan anggaran yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sendiri belum cukup untuk melakukan perbaikan.
Sehingga selama ini perbaikan jalan hanya mampu mengandalkan perusahaan yang ada di wilayah Kecamatan Tanjung Palas Timur, dengan melakukan penimbunan menggunakan tanah dan agregat.
“Jadi kemampuan Pemkab Bulungan belum bisa menyentuh dan menangani jalan menuju ke kawasan KIPI, setidaknya ada 6 desa yang dilintasi oleh jalan ini yang kondisinya masih rusak,” ucapnya kepada benuanta.co.id.
Karena menjadi pusat pembangunan proyek strategis nasional (PSN), Bupati Bulungan pun telah meminta kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves), agar dapat membantu dari segi perbaikan jalan.
“Saya sudah sampaikan kepada Kemenko Marves secara resmi agar ada atensi dari pemerintah pusat untuk perbaikan infrastruktur jalan dari Tanjung Selor menuju ke Tanjung Palas Timur,” paparnya.
Pasalnya tidak hanya melihat kepentingan daerah Kabupaten Bulungan, namun di wilayah itu ada pembangunan kawasan industri yang juga menjadi kepentingan nasional. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Matthew Gregori Nusa







