Dukung KIPI, Pemerintah Prioritaskan Pendidikan Bahasa Inggris dan Mandarin

benuanta.co.id, BULUNGAN – Hadirnya Pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning Mangkupadi di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan diprediksikan akan menyerap tenaga kerja ratusan orang di kawasan seluas kurang lebih 10.100 hektare itu.

Dalam penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM)-nya, Bupati Bulungan, Syarwani berkomitmen untuk meningkatkan pengetahuan salah satunya penguasaan bahasa asing kepada masyarakat Bulungan.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2010 votes

Untuk diketahui, Pemkab Bulungan sebelumnya telah melakukan penandatanganan kerjasama dengan Universitas Maranatha Bandung, untuk membuka program Diploma III Bahasa Inggris dan Mandarin di Bulungan.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Bulungan Gelar Sosialisasi Manfaat Program Sektor Jasa Konstruksi

“Prosesnya hingga saat ini tengah menyusun kurikulum. Ini sudah kita laporkan kepada Menkomarves dan telah disupport termasuk menyambungkan dengan Universitas Maranatha,” ucap Bupati Bulungan, Syarwani kepada benuanta.co.id pada Rabu, 6 April 2022.

Dia menuturkan setelah penyusunan kurikulum telah selesai maka di bulan September 2022, pembelajaran telah dimulai. Kata dia, setidaknya tahap pertama kuotanya hanya 80 orang.

Baca Juga :  BMKG Perkirakan Potensi Hujan Lebat Terjadi di Beberapa Wilayah di Kaltara

“Yang terbuka baru Bahasa Inggris dan Mandarin masing-masing 40 orang targetnya 3 tahun. Tempatnya kita akan pakai Universitas Kaltara (Unikaltar) ini sudah saya sampaikan kepada Rektor Unikaltar Prof Jabarsyah,” sebutnya.

Syarwani mengatakan, jika nantinya di Unikaltar pembelajaran juga telah dimulai, maka kelas bahasa asing ini akan digeser ke sekolah-sekolah yang ada di Tanjung Selor, salah satunya ke Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Pertama kita prioritaskan anak-anak kita yang ada di Kecamatan Tanjung Palas Timur. Bagaimanapun SDM yang di sana yang kita siapkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Aksi Sosial Bantu Warga Terdampak Kebakaran

Saat disinggung sekolah bersubsidi, Syarwani menyebutkan peningkatan kualitas SDM ini bagian yang diperjuangkan oleh Pemerintah Kabupaten Bulungan dengan pengelola kawasan.

“Insya Allah sudah ada kita membicarakan itu (subsidi) dan saya berusaha tidak menggunakan APBD. Kita anggap itu adalah kontribusi langsung pengelola kawasan terhadap masyarakat Tanjung Palas Timur,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Matthew Gregori Nusa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *