benuanta.co.id, TARAKAN – Salah satu halte di Jalan Aki Balak menjadi sorotan pengguna jalan karena tampak jelas kondisi kerusakannya. Pemerintah dinilai cuek dalam upaya perawatan halte.
Rio (16), pelajar di SMKN 2 Tarakan ini mengakui halte ini rusak dalam 2 bulan terakhir. Tentu kondisi halte yang dapat disaksikan khalayak umum ini mengundang perhatian.
“Awalnya ya kayak bocor-bocor dikit atapnya. tapi lama kelamaan hilang begini jadi rusak parah,” katanya saat ditemui benuanta.co.id, Kamis (23/12/2021).
Menurutnya halte tersebut jadi tempat menunggu disaat ia dan teman-temannya menunggu orang tua yang menjemput sepulang sekolah.
“Karena panas juga kan jadi biasa nunggunya disitu memang, sekarang atapnya hilang jadi nunggu di tempat lain aja,” tegasnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tarakan, Muhammad Haidir membenarkan adanya beberapa halte yang membutuhkan perhatian.
Namun, ia belum dapat memastikan kapan waktu peremajaan dilakukan. “Kita lihat kondisi keuangan, memang ada beberapa yang kita sudah data dan salah satunya itu yang jadi target sasaran kita,” ungkapnya.
Ia tak dapat memastikan apakah anggaran peremajaan halte ini masuk ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni atau perubahan.
“Kalau bisa di perubahan tahun ini kita akan garap, kalau tidak ya tahun depan mungkin,” ucapnya.
Haidir menerangkan bahwa saat ini pihaknya lebih fokus kepada skala prioritas seperti Penerangan Jalan Umum (PJU).
“Kita juga harus sesuaikan, ini saja PJU yang mau kita handle dulu, karena banyak PJU yang mati kan dilihat,” kata Haidir.
Disinggung soal rencana penambahan halte dirinya tak mengiyakan hal tersebut. “Untuk sementara nanti kita fokus ke rehabilitasi aja dulu, karena anggaran ini kan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Ramli







