Duh ! Tiga Wanita Ini Simpan Sabu 6 Kg dalam Bra

benuanta.co.id, NUNUKAN – Polres Nunukan mengungkap peredaran sabu di pelabuhan tradisional Aji Putri Jalan Cik Ditiro, Kecamatan Nunukan Timur. Dari pengungkapan ini Polisi mengamankan 3 orang wanita dengan barang bukti 6 kilogram sabu, Senin (6/12/2021) lalu.

Ketiga wanita ini masing-masing berinisial SBA (15), PTI (51), dan RHA (42). Dari ketiganya sebanyak 25 bungkus plastik transparan berisikan sabu asal Tawau Malaysia dengan ukuran berbeda diamankan Polisi. Total berat keseluruhan sabu ini mencapai 6 kilogram.

Kapolres Nunukan AKBP. Ricky Hadiyanto, S.H. SIK. M.H, menceritakan penangkapan ini berawal adanya gerak-gerik mencurigakan dari ketiga pelaku dan dilakukan pengamanan sekaligus interogasi. Tak berkutik di hadapan petugas, ketiganya pun mengaku membawa narkoba.

Baca Juga :  Polda Kaltara Musnahkan Barang Bukti Narkoba, Ribuan Warga Diselamatkan

Baca Juga : 

Usai mengakui membawa narkoba, ketiganya dilakukan penggeledahan badan oleh Polwan dan didapati 25 bungkus yang diduga sabu. Sabu tersebut disembunyikan para pelaku di bagian sensitifnya, yakni di dalam bra. Masih dalam pengakuan pelaku kepada Polisi jika berhasil meloloskan sabu itu, pelaku SBA dan PTI akan diupah RM 8.000 atau setara Rp 27 juta. Sedangkan RHA hanya mendapatkan bayaran sebesar Rp 20 juta.

Baca Juga :  Satu Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Aplikasi Pariwisata ASITA Buron

“Kami amankan ketiga orang itu, sedangkan sabu mereka dapat dari dua bandar berbeda dan sekarang masih DPO di Tawau Malaysia,” kata Ricky, Kamis (16/12/2021).

Tak sampai di situ. Pengungkapan kemana barang haram ini akan diedarkan juga terus dikejar Polisi hingga menuju Pare-Pare (Sulsel) dalam pengembangan dilakukan menaiki KM. Lambelu, Selasa (7/12/2021). Pada saat tiba di lokasi, handphone target berinisial A sudah tidak aktif lagi, diduga informasi penangkapan telah bocor.

Baca Juga :  Ekonom: Gentengisasi Bisa Berdayakan Ekonomi Lokal dan Sektor Pariwisata

“RHA sudah membawa sabu sebanyak 3 kali dan itu lolos, sedangkan PTI  baru dua kali, dan SBA satu kali berhasil semuanya menuju Sulawesi. Namun kami tidak tinggal diam akan terus berupaya mengungkap barang haram tersebut,” tegasnya. (*)

Reporter: Darmawan

Editor : Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *