benuanta.co.id, BULUNGAN – Angka herd immunity Kabupaten Bulungan telah tercapai, terlihat pada dosis pertama telah mencapai angka 70 persen. Pemerintah Kabupaten Bulungan meyakini jika target kedua juga bisa mencapai angka herd immunity, di mana pada hari ini baru diangka 48,97 persen.
“Dosis pertama itu sudah mencapai 72,25 persen atau sebanyak 85.933 orang. Tapi keinginan saya di akhir Desember itu bisa 80 persen,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Bulungan, Imam Sujono kepada benuanta.co.id, Jumat 26 November 2021.
Terlebih untuk kasus Covid-19 sudah melandai hingga saat ini masih tersisa 3 kasus aktif dari jumlah 11.873 orang yang positif dimana kesembuhan diangka 11.667 orang dan yang meninggal dunia 205 orang.
“Target zero kasus otomatis beberapa kedepan akan hilang, karena yang 3 orang terpapar di Kecamatan Tanjung Palas Timur dan Tanjung Palas Barat itukan menuju penyembuhan. Kecuali ada penambahan kasus baru,” paparnya.
Untuk itu, vaksinasi terus dikejar, dimana setiap harinya Dinkes Bulungan membuka pos vaksin. Agar dosis kedua vaksinasi yang angkanya baru 48,97 persen atau yang baru bervaksin kedua sebesar 58.247 orang bisa mencapai herd immunity.
“Angka dosis 2 ini bukan terlambat untuk herd immunity, hanya saja yang vaksin itu belum waktunya bervaksin. Kalau vaksinnya di hari ini maka butuh 28 hari atau sebulan untuk vaksin lagi sesuai protap” jelasnya.
Sembari habiskan dosis pertama dan kedua, pihaknya juga menanti petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan untuk vaksinasi tahap ketiga khususnya masyarakat rentan. Pasalnya yang berlaku vaksin ketiga saat ini hanya tenaga kesehatan. “Kita masih menunggu juknis, barangkali diawal tahun,” ucap Imam.
Sementara itu, Sekretaris Dinkes Bulungan Ida Bagus Sidharahardja mengatakan, bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN) pada 12 November 2021, Dinkes Bulungan menargetkan 10 ribu masyarakat untuk vaksin dalam 2 pekan.
“Hingga tanggal 25 November ini yang vaksin mencapai 11.438 orang walaupun capai target kita tetap jalan (lanjutkan vaksinasi),” pungkas Ida Bagus. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Ramli







