TARAKAN – Rencana simpang siur pemerintah bakal melakukan vaksinasi terhadap anak usia di atas 12 tahun di Tarakan diharapkan Ketua Komisi II DPRD Kota Tarakan, Sofyan Udin Hianggio untuk segera dituntaskan pemerintah.
“Kalau pemerintah siap melakukan vaksin ke anak-anak. Ya kita lihat berapa kebutuhannya kota Tarakan,” ujar Sofyan Udin Hianggio kepada benuanta.co.id, Kamis (8/7/2021).
Menurutnya, jikapun ada kejelasan terkait kapan dan bagaimana tahapan vaksinasi tersebut. Pemerintah juga harus kembali berurusan dengan orang tua anak.
“Ini kan masih lempar bola juga saya pikir, isu-isu yang belum jelas. Kecuali sudah ada kejelasannya bahwa memang vaksin itu diperuntukkan untuk 12 tahun keatas, ya kita tidak tahu,” terangnya.
“Tetapi apa orang tua juga mau anaknya divaksin. Intinya kita lihat lah bagaimana kondisinya ke depan,” tukasnya.
Diwartakan sebelumnya, rencana pemerintah untuk melakukan vaksin terhadap anak usia di atas 12 tahun, turut didukung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tarakan, Tajuddin Tuwo.
Tajuddin berpendapat, bila rencana vaksin terhadap anak itu dilakukan, bukan tak mungkin membuat pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan semakin membaik dalam hal jumlah pelajar yang akan mengikutinya.
“Sangat setuju. Malah lebih terkontrol lagi anak-anak, bisa di dalam satu sekolah dilaksanakan vaksinasi,” ujar Kadisdikbud Tarakan, Tajuddin Tuwo kepada benuanta.co.id, Rabu (7/7/2021).
Meski turut mendukung wacana tersebut, ia tetap menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah mengenai kapan dilakukannya. Serta berapa alokasi vaksin yang disediakan, hingga bagaimana mekanisme pelaksanan vaksinasinya.
“Ya persoalannya sekarang sudah adakah vaksin-vaksin itu disiapkan. Kalau memang siap silahkan saja,” tandasnya.
Dilain kesempatan, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti, menyebutkan pihaknya masih menunggu arahan serta dukungan pemerintah pusat.
“Untuk rencana vaksinasi anak, kami masih menunggu Petunjuk teknis (Juknis) dan alokasi dari pemerintah pusat,” tutupnya.(*)
Reporter : Yogi Wibawa
Editor : Ramli







