TARAKAN – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan dalam mensubsidi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) supaya mendapatkan air bersih membuahkan hasil baik yang bisa dimanfaatkan bagi kebutuhan masyarakat di Tarakan.
Terwujudnya layanan pemasangan air bersih terhadap 10 ribu sambungan baru di Bumi Paguntaka, julukan lain Kota Tarakan ini sekaligus mempertegas suksesnya 16 program unggulan dari Walikota dan Wakil Walikota Tarakan yang menjadi janji politiknya semasa kampanye.
Misalnya satu dari 16 program unggulan berkaitan dengan layanan akses air bersih mampu dicapai mendahului target, yakni hanya dengan kurun waktu dua tahun 1 bulan. Padahal ketika awal mulai dicanangkan, program itu ditarget harus tuntas dengan jangka lima tahun.
Kepada benuanta.co.id, Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes mengakui dalam menunaikan program tersebut, pada mulanya nyaris terganjal lantaran keterbatasan keuangan yang tak sejalan dengan tingginya biaya realisasi.
“Kita harus memprediksi persoalan keuangan ya. Jadi pada saat itu gambaran keuangan kita lagi agak sulit. Ibaratnya kalau kita membuat sesuatu yang ingin kita capai, ya kita kerjakan nanti orang akan ngejar kita sebenarnya,” kata Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes kepada benuanta.co.id.
“Jadi makanya perhitungan dengan berbagai kebutuhan itu harapan kita sebenarnya kalau hanya 10 ribu (sambungan baru), kita akan mengeluarkan sekitar Rp 25 miliaran waktu itu perhitungan saya,” tanbahnya.
Namun faktanya, biaya yang harus dikeluarkan untuk pemasangan PDAM baru pada satu rumah saat itu berkisar diangka Rp 3 juta dengan target 10 ribu jangkauan yang harus diberikan akses air bersih. Ditotalkan pemasangan tersebut digambarkan bakal menghabiskan dana kurang lebih Rp 30 miliar.
“10 ribu sambungan kan sudah mengeluarkan Rp 30 miliar nih dan itu hanya dua tahun. Tapi ternyata ada aja rezekinya kan, disamping APBD ada dapat juga dari APBN,” bebernya.
“Itulah saya bilang kalau sejak awal niatnya baik, insyallah ada aja jalan. Seperti target (realisasi) 5 tahun ternyata bisa kita selesaikan dalam 2 tahun, walaupun seperti yang saya bilang bahwa program ini tak akan berhenti,” tandasnya.
Hal lain dalam tercapainya visi, misi, dan 16 program unggulan yang telah dicanangkan. Pembangunan Kota Tarakan pun mengusung tema Pengembangan Ekonomi Wilayah dan Sumber Daya Lokal yang Berkualitas.(*)
Reporter : Yogi Wibawa
Editor : Ramli







