TARAKAN – Kepala Seksi Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan Edhy Pujianto mengatakan, jumlah sampah di Kota BAIS mengalami penurunan. Di tahun 2020 dari total sampah 100 persen yang menjadi target untuk dikelola, sampah yang berhasil di kurangi penyebarannya mencapai 12 persen.
Dengan penanganannya berhasil mencapai 78-80 persen yang dikelola dan sekitar 9 persen belum dikelola seperti sampah di daerah pinggiran dan pesisir laut.
Menurut Edhy, penurunan jumlah sampah tersebut disebabkan tidak adanya acara kerumunan dan kegiatan-kegiatan besar.
Karena itu, dia menuturkan ketegasan Pemkot Tarakan untuk mencegah orang berkerumun, ternyata berdampak pada jumlah sampah di sepanjang 2020.
“Ketegasan Pemkot dan kedisiplinan warga Tarakan dalam mencegah penyebaran Covid-19 dan menghindar dari kerumuman berimbas juga ke jumlah sampah,” terangnya.
Edhy membeberkan, untuk tahun-tahun berikutnya DLH Tarakan sudah menyusun Kebijakan dan Strategi Daerah dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (Jakstrada). Didalam kebijakan tersebut pun tertuang target-target dan cara mencapai target dalam pengelolaan sampah di Tarakan.
Tidak main main, di tahun 2025 pun DLH Tarakan menargetkan hanya 123 Ton per hari sampah yang di kelola. Pengurangan tersebut pun jika dipresentasikan sebesar 30 persen per 5 tahun sampai saat ini.
“Target terdekat di tahun 2021 pengurangan sampah sebesar 22 persen berarti yang perlu di tangani sebesar 78 persen dari total sampah perhari ini,” tutupnya.(*)
Reporter: Reza Munandar
Editor: Ramli







