NUNUKAN – Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid SE MM menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 2.700.000 kepada para lanjut usia (lansia). Bantuan ini merupakan program rehabilitasi sosial lanjut usia (lansia) dari Kementrian Sosial Republik Indonesia, dalam masa tanggap darurat Covid-19.
Bantuan tersebut disalurkan dari lembaga kesejahteraan sosial lanjut usia Al Marhamah Tarakan, sebagai penanggung jawab adalah Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (BRSLU) Gau Mabaji Gowa Kementrian Sosial Republik Indonesia.
Sedangkan untuk sumber dana berasal dari Kementrian Sosial. Untuk tahun ini yang ditargetkan 100 orang lansia, namun ada 42 orang yang tercepat sebagai penerima di Kabupaten Nunukan yang terdapat di 6 kecamatan. Yakni Kecamatan Nunukan, Nunukan Selatan, Sebatik, Sebatik Timur, Sebatik Utara, dan Sebatik Tengah.

“Bantuan ini per orangnya diberikan secara tunai dengan nominal Rp 2,7 juta, ada kenaikan Rp 300 ribu dari tahun sebelumnya. Kita mendapatkan kuota 100 orang, karena yang baru memenuhi syarat sebanyak 42 orang, sehingga itu yang baru bisa kita salurkan,” kata Hj. Laura kepada benuanta.co.id, Rabu (10/6/2020).
Bupati Laura berharap dalam waktu dekat Dinas Sosial Kabupaten Nunukan mampu mengakomodir beberapa orang yang masuk kategori dan memenuhi persyaratan penerima bantuan sehingga segera bisa disalurkan di tahap berikutnya.
Ditambahkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nunukan, Ir Jabbar MSi, program bantuan rehabilitasi sosial lanjut usia ini merupakan rutin setiap tahun. Untuk mendapat bantuan ini juga tidak asal tunjuk. Dari 100 orang yang terkumpul lebih dulu dilakukan verifikasi. Karena banyak didapati data ganda, ataunada yang telah mendapatkan bantuan PKH, BLT dan BST. Maka tersisa 42 orang yang berhak menerima bantuan tersebut.
“Untuk tahap berikutnya kami masih menunggu verifikasi data, karena datanya harus terdaftar di Data Terpadu Kesehatan Sosial (DTKS). Walaupun dia sudah lanjut usia tapi tidak terdaftar, tidak bisa menerima bantuan. Walaupun dia terdaftar kita akan melihat apakah dia sudah mendapatkan bantuan lainnya. Kalau belum pernah tersentuh bantuan maka itu akan kami berikan,” jelasnya.
Dia berharap bantuan itu bisa digunakan sebaik-sebaiknya, karena lansia rentan sekali dengan penyakit. “Dengan adanya bantuan ini bisa meringankan beban mereka, baik itu keluarganya, minimal untuk biaya berobat, serta mengonsumsi makanan yang bergizi,” harapnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: M. Yanudin







