benuanta.co.id, NUNUKAN– Tak kunjung ditemukan hingga hari ke tujuh, Tim SAR Gabungan resmi menutup operasi pencarian korban Rahmatsyah (29) pada Rabu (4/2/2026) pukul 17.30 Wita.
Kepala Subbidang Evakuasi BPBD Nunukan, Hasanuddin mengatakan, hingga hari ketujuh pelaksanaan pencarian di wilayah perairan Bambangan Sebatik Barat, korban belum berhasil ditemukan.
“Upaya pencarian telah dilakukan secara intensif sejak hari pertama kejadian dengan penyisiran di area perairan, perluasan sektor pencarian, serta koordinasi lintas instansi. Namun, seluruh rangkaian operasi belum membuahkan hasil,” ungkap Hasan.
Setelah evaluasi di lapangan, Tim SAR Gabungan berkoordinasi dengan pihak desa dan keluarga korban. Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, operasi pencarian dinyatakan selesai dan ditutup karena telah dilaksanakan selama tujuh hari sesuai standar operasional prosedur (SOP) tanpa ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Seluruh unsur dan potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. “Meski demikian, operasi dapat dibuka kembali apabila di kemudian hari terdapat informasi baru atau tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan korban,” jelasnya.
Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari personel Basarnas, BPBD, Lanal, Brimob Sebatik, dan Satpolairud Polres Nunukan. Dalam pelaksanaan pencarian, tim mengerahkan armada RIB Basarnas, speed rescue BPBD, dan speed Satpolairud Nunukan.
Hasan menyampaikan, seluruh prosedur pencarian telah dijalankan secara maksimal oleh tim di lapangan. “Kami bersama Tim SAR Gabungan telah melaksanakan pencarian selama tujuh hari sesuai SOP dengan berbagai metode penyisiran dan perluasan area. Namun hingga batas waktu operasi, korban belum ditemukan,” tutupnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







