benuanta.co.id, NUNUKAN– Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana melaksanakan pelayanan kesehatan Terbang Terapung atau Daerah Tertinggal, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK) di wilayah Kecamatan Lumbis Hulu.
Kepala Dinas Kesehatan Nunukan, Hj Miskia mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan akses layanan kesehatan dasar dan spesialis bagi masyarakat yang tinggal di daerah sangat terpencil dan berada di garis perbatasan.
“Kita laksanakan selama dua hari, pertama di Desa Tau Lumbis, pelayanan kesehatan DTPK yang mendapat antusias tinggi dari warga,” kata Miskia.
Dikatakannya, sebanyak 160 orang pasien mendapatkan pelayanan kesehatan. Layanan kesehatan yang tersedia, di antaranya Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Anak dan Spesialis Bedah. Tim dokter spesialis yang ikut serta berasal dari RSP Sebuku, terdiri dari Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dokter Spesialis Anak, Dokter Spesialis Bedah.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga didukung oleh tenaga kesehatan Puskesmas Binter serta dibantu oleh TNI Angkatan Darat yang bertugas di wilayah perbatasan, sehingga pelaksanaan dapat berjalan aman dan tertib.
Sementara itu, untuk pelayanan kesehatan DTPK ke Desa Panas, sebanyak 50 orang pasien mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan dari tenaga medis. Sedangkan di Desa Labang jumlah pasien yang ditangani mencapai 65 orang.
Kegiatan DTPK ini merupakan komitmen pemerintah dan tenaga kesehatan untuk memastikan, masyarakat di daerah sangat terpencil dan perbatasan tetap mendapatkan hak layanan kesehatan yang layak, termasuk layanan spesialis yang biasanya sulit dijangkau.
“Melalui kegiatan selama dua hari ini, total 275 warga terbantu dalam memperoleh layanan kesehatan yang komprehensif mulai dari pemeriksaan kesehatan dasar hingga konsultasi dokter spesialis,” pungkasnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







