Soroti Persoalan Guru di Perbatasan, Fokus ke Tunjangan dan Peningkatan Kompetensi

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR– Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara), Tamara Moriska, menyoroti intensitas permasalahan guru di wilayah perbatasan, khususnya di Nunukan dan sekitarnya.

“Saya berharap pemerintah, terutama Dinas Pendidikan, memberikan perhatian maksimal, terutama dalam hal peningkatan tunjangan dan kompetensi guru,” ungkapnya, Selasa (25/11/2025).

Tamara Moriska, menekankan pentingnya peran pemerintah untuk memberikan yang terbaik bagi para guru. “Salah satu fokus utamanya adalah tunjangan guru. Tunjangan ditingkatkan dan tidak ada lagi polemik terkait hal tersebut,” ucapnya.

Baca Juga :  DPRD Kaltara Nilai Pencegahan HIV/AIDS Masih Lemah

Tamara berharap tunjangan guru, terutama di daerah perbatasan, dapat ditingkatkan untuk menunjang kehidupan para pendidik. Isu terkait tunjangan, termasuk ketidakteraturan penerimaan Tunjangan Khusus Guru (TKG) di Malinau, telah menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti ke Kementerian terkait.

“Komisi IV DPRD Kaltara dan Dinas terkait diharapkan dapat berkolaborasi mencari solusi untuk meningkatkan tidak hanya segi ekonomi, tetapi juga kemampuan dan kompetensi guru di bidangnya masing-masing,” ujarnya.

Bagi dia peningkatan kompetensi dan karakter guru dianggap vital, mengingat guru adalah orang tua di sekolah. “Guru harus memiliki mental yang baik untuk ditularkan kepada siswanya,” sebutnya.

Baca Juga :  DPRD Kaltara Bentuk Pansus Bahas Delapan Ranperda

Tak hanya itu, Tamara juga menyoroti kasus kekerasan terhadap siswa dan kasus pelaporan terhadap guru, dan berharap hal tersebut tidak terjadi di Kaltara. Tamara selalu menganggap guru sebagai orang tua, dan tanpa mereka, masa depan bangsa akan terancam.

“Saya berharap semua pihak, baik di Dewan maupun Dinas terkait, dapat bersinergi untuk menyelesaikan permasalahan ini,” bebernya.

Baca Juga :  DPRD Kaltara Nilai Pencegahan HIV/AIDS Masih Lemah

Begitu pula tentang isu tunjangan khususnya di daerah Malinau, Tamara memastikan akan segera menindaklanjuti hal tersebut kepada Kementerian. Namun, ia menyampaikan, kondisi saat ini sedang padat kegiatan, sehingga tindak lanjut akan dilakukan sesegera mungkin.

“Aku berharapnya, kita semua di dewan ini dan dinas terkait bisa berkolaborasi mencarikan solusi gimana caranya biar baik dari segi ekonomi, tapi kemampuan mereka di bidangnya masing-masing bisa semakin baik, meningkat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *