benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan resmi meluncurkan aplikasi SAKTI IKD (Strategi Aktivasi dan Pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital) sebagai langkah strategis dalam mempercepat transformasi layanan administrasi kependudukan berbasis digital, Senin (24/11/2025).
Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, peluncuran aplikasi SAKTI IKD merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan mengantisipasi kebutuhan masyarakat terhadap layanan identitas kependudukan secara digital.
“Ini memang aplikasi dan merupakan program nasional. Kehadiran SAKTI IKD menjadi strategi antisipasi pengelolaan identitas kependudukan di era digital,” ujarnya.
Dengan aplikasi ini, masyarakat Bulungan tidak perlu lagi datang langsung ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk mengurus berbagai layanan administrasi kependudukan. Cukup melalui ponsel berbasis Android, berbagai keperluan seperti pengecekan data kependudukan, validasi identitas, hingga layanan digital lainnya dapat diakses dengan mudah.
“Hal-hal yang terkait kependudukan Bulungan bisa diaplikasikan secara digital. Semua bisa diakses melalui handphone berbasis android oleh masyarakat Bulungan,” jelas Syarwani.
Ia menambahkan, penggunaan aplikasi SAKTI IKD tetap berbasis pada identitas resmi kependudukan. Artinya, setiap pengguna hanya dapat memiliki satu akun berdasarkan satu Nomor Induk Kependudukan (NIK).
“Ini tetap berbasis identitas. Satu ID untuk satu kepemilikan aplikasi, sehingga keamanan data tetap terjaga,” tegasnya.
Pemkab Bulungan juga akan mengupayakan pendataan dan aktivasi bagi masyarakat yang belum memiliki atau belum mengaktifkan IKD. Dalam hal ini, pemerintah menggandeng kepala desa dan pihak kecamatan untuk membantu proses sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat.
Dengan target menjangkau lebih dari 165 ribu jiwa, Syarwani optimistis program ini dapat berjalan dengan baik, mengingat sebagian besar masyarakat Bulungan saat ini sudah menggunakan handphone berbasis android.
“Saya yakin sebagian besar warga Bulungan sudah menggunakan smartphone berbasis android. Ini jadi modal utama keberhasilan program ini,” ungkapnya.
Melalui peluncuran SAKTI IKD, Pemkab Bulungan berharap layanan administrasi kependudukan menjadi lebih cepat, aman, dan terpercaya, sekaligus mendorong percepatan digitalisasi pelayanan publik di daerah. (*)
Reporter: Alvianita
Editor: Ramli







