benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Tampil dalam acara Festival Malindo yang digelar di wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia di Sabah, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), sukses pamerkan berbagai produk UMKM dan IKM Kaltara.
Menurut Kepala Disperindagkop Kaltara, Hasriyani kegiatan ini merupakan ajang bagi kedua negara mempererat hubungan sosial, dagang dan lainnya. Sehingga berbagai produk perbatasan turut dipamerkan dalam Festival Malindo 2025 ini.
“Sehingga festival ini juga menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM dan IKM kita untuk memasarkan produk lokal kita dan membuka jalur perdagangan baru untuk wilayah Sabah Malaysia,” kata Hasriyani pada Senin, 11 Agustus 2025.
Dalam kesempatan ini Hasriyani juga mengapresiasi keterlibatan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kaltara dan Asosiasi Perdagangan Perbatasan Indonesia (ASPPINDO) yang sudah memfasilitasi pelaku UMKM dan IKM Kaltara untuk dapat hadir dan memamerkan produknya di Festival Malindo 2025 ini.
“Tentunya kita sangat mengapresiasinya karena berkat BI Kaltara dan ASPPINDO inilah pelaku UMKM dan IKM kita bisa mendapat kesempatan hadir di Festival ini,” tuturnya.
“Ini juga bukan kali pertama BI dan ASPPINDO berkolaborasi bersama kita dalam membangun perekonomian dan mendukung perdagangan Kaltara dan kita harap kolaborasi ini bisa terus terjaga,” tambahnya.
Adanya keterlibatan pelaku UMKM dan IKM Kaltara di Festival Malindo 2025 ini juga diharapkan dapat menjadi peluang bagi pelaku UMKM dan IKM Kaltara memperluas relasi dan memperluas perdagangan lokal.
“Kita melihat warga Malaysia khususnya di Sabah juga sangat menyukai produk lokal kita, baik kerajinan tangan, baju dan produk kuliner mendapat sambutan yang positif. Sehingga hal ini harus kita manfaatkan untuk membangun relasi perdagangan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Osarade
Editor: Endah Agustina







