3 Catatan Penting Fraksi Gerindra Tunggu Respons Pemprov Kaltara

benuanta.co.id, TARAKAN – Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara), masih menunggu jawaban dari pemerintah daerah mengenai tiga catatan penting untuk pembangunan.

Seperti diberitakan sebelumnya, catatan tersebut yakni ring road di Kelurahan Juata Laut, jembatan Bulungan Tarakan (Bulan) dan pengelolaan Pelabuhan Tengkayu I Kota Tarakan disampaikan Fraksi Gerindra dalam rapat paripurna DPRD Kaltara pekan lalu.

Ketua Fraksi Gerindra, Yancong menuturkan, sejauh ini pihaknya masih menunggu tanggapan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kaltara mengenai catatan yang telah disampaikan.

“Belum ada tanggapan dari pemerintah terhadap penyampaian pandangan fraksi dari Gerindra,” tuturnya, Ahad (9/2/2025).

Baca Juga :  DPRD Kaltara Nilai Pencegahan HIV/AIDS Masih Lemah

Menurutnya, ketiga catatan yang disampaikan sangat berdampak terhadap perkembangan infrastruktur di Kaltara. Terutama untuk Pelabuhan Tengkayu I yang dinilai kurang kondusif.

“Bahkan Tengkayu I ini sudah disampaikan juga saat periode DPRD Kaltara sebelumnya, tapi tidak ada perubahan,” tegasnya.

Diketahui, pengelolaan Pelabuhan Tengkayu I kini dipegang oleh Pemprov Kaltara melalui Dinas Perhubungan (Dishub). Sehingga turut disarankan bahwa pengelolaannya lebih baik dialihkan ke pihak ketiga.

“Itukan sudah bertahun-tahun, saya sampaikan juga kalau memang pemerintah tidak mampu kelola kasih ke swasta lah supaya lebih bagus,” kata Yancong.

Selain Pelabuhan Tengkayu I, wacana jembatan Bulan juga kembali digaungkan Fraksi Gerindra. Yancong mengatakan, jembatan Bulan diproyeksikan membutuhkan anggaran 7 hingga 10 triliun dengan panjang sekitar 30 kilometer. Keberadaanya pun juga sangat dibutuhkan untuk mengembangkan wilayah kepulauan Tarakan dengan status satu-satunya kota di Kaltara.

Baca Juga :  DPRD Kaltara Bentuk Pansus Bahas Delapan Ranperda

“Tapikan Tarakan ini kecil, tiap hari penambah kendaraan, kalau kendaraan ini tidak keluar mau kemana? hanya berputar-putar saja disitu. Bisa jam (macet) Tarakan ini,” ungkap pria yang juga menjabat di Komisi III DPRD Kaltara.

Yancong menaruh harapan besar kepada Gubernur Kaltara agar dapat bersama-sama membangun komunikasi ke pemerintah pusat terkait jembatan Bulan. Gerindra juga berupaya agar proyek jembatan Bulan dapat menjadi perhatian pemerintah pusat.

“Apalagi pak Gubernur juga Gerindra, jadi kita sama-sama. Supaya Kabupaten Bulungan dan Kota Tarakan ini terhubung. Ini kerja sama antar daerah yang difasilitasi oleh Gubernur atau pemerintah provinsi,” bebernya.

Baca Juga :  DPRD Kaltara Bentuk Pansus Bahas Delapan Ranperda

Untuk ring road yang merupakan jembatan di wilayah Juata Laut juga dalam kondisi memprihatinkan. Menurutnya, pembangunan ring road juga dibutuhkan masyarakat terlebih saat ini sudah tidak dapat dilalui kendaraan besar.

“Itu penting juga, kalau tidak dikerjakan secepatnya bisa putus jalanan. Kalau putus tidak ada aksesnya masyarakat. Itu sudah kita sampaikan tapi belum ada jawaban dari pemerintah,” pungkas Yancong. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *