Menjaga Seribu Hari Pertama Kehidupan pada Anak

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Menjaga 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi bagian penting dalam mencegah kasus stunting atau balita pendek. Masyarakat penting untuk mengetahui dan memahami apa yang harus dilakukan agar periode emas pertumbuhan anak bisa terjaga.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana pada DP3AP2KB Provinsi Kalimantan Utara, Deddy Prasetya Noor menjelaskan, 1000 Hari Pertama Kehidupan adalah masa selama 270 hari dalam kandungan sampai dengan anak berusia 2 tahun. 1000 Hari Pertama Kehidupan dimulai sejak sembilan bulan dalam kandungan (9×30 hari) = 270 hari, tahun pertama kelahiran (365 hari), dan tahun kedua kelahiran (365 hari).

“Ketiga tahap tersebut disebut 1000 hari awal kehidupan,” kata Deddy. kamis (27/6/2024).

Berdasarkan informasi dari BKKBN RI, 1000 Hari Pertama Kehidupan sangat penting, karena seluruh organ penting dan sistem tubuh mulai terbentuk dengan pesat. Perkembangan yang dimulai adalah kesehatan saluran cerna, perkembangan organ metabolik, perkembangan kognitif, pertumbuhan fisik, dan kematangan sistem imun.

“1000 Hari Pertama Kehidupan ini sangat penting, karena ini adalah periode emas dan tidak bisa diulang,” jelasnya.

Dia memaparkan, masa 270 hari pertama adalah masa janin di dalam kandungan ibu atau masa kehamilan. Ibu hamil harus rutin memeriksakan kehamilannya di sarana kesehatan, minimal empat kali selama kehamilan, yaitu 1 x pada trimester pertama; 1x pada trimester kedua; dan 2x pada trimester ketiga.

Selama masa kehamilan, ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang; engkonsumsi tablet tambah darah minimal 90 tablet selama masa kehamilan; mendapat imunisasi TT sebelum hamil.

Memeriksakan haemoglobin; mendapatkan informasi yang lengkap tentang ASI dan manfaatnya, IMD, ASI eksklusif, perawatan bayi, menyiapkan makanan pendamping ASI, imunisasi; dan mempersiapkan biaya persalinan.

“Persalinan sebaiknya dilakukan di fasilitas kesehatan yang memadai dan oleh tenaga kesehatan profesional, serta menggunakan alat-alat steril,” bebernya.

Sementara itu, ada empat hal yang harus diperhatikan pada kehidupan 730 hari selanjutnya. Pertama, berkaitan dengan asupan nutrisi yang seimbang. Asupan gizi yang seimbang mencegah terjadinya stunting.

“Perlu dipahami bahwa stunting terjadi karena kekurangan gizi kronis selama periode paling awal pertumbuhan dan perkembangan anak pada 1000 Hari Pertama Kehidupan,” ungkapnya.

Aspek kedua yang harus diperhatikan adalah pencegahan penyakit dan imunisasi. Penyakit yang umum menyerang anak di periode ini adalah penyakit–penyakit infeksi. Anak yang sering sakit membuat pertumbuhan dan perkembangannya jadi tidak bisa optimal.

“Sebagian besar penyebab kematian anak adalah penyakit infeksi yang sebenarnya dapat dicegah dengan imunisasi yaitu diare, infeksi saluran nafas (pneumonia), DHF, TB Paru, dan Campak,” bebernya.

Aspek ketiga berkaitan dengan deteksi dan stimulasi tumbuh kembang anak. Pertumbuhan adalah berat badan dan tinggi badan. Perkembangan meliputi 4 aspek. Motorik kasar yang meliputi tidur , telungkup, duduk, berdiri, berjalan, berlari dan melompat.

Motorik halus yang meliputi memegang barang kecil, menulis, memegang sendok, cangkir. Kemampuan bahasa yang meliputi memahami pembicaraan, berbicara, bercerita. Personal sosial yang meliputi kemampuan mengenal orang-orang disekitarnya dan mandiri.

Aspek terakhir adalah menjaga higienitas dan sanitasi. Implementasinya dilakukan dalam bentuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan; membiasakan anak untuk mandi sehari dua kali dan mengganti pakaiannya jika kotor atau lembab;

Membiasakan untuk mencuci tangan dengan sabun; menjaga kebersihan makanan dan minuman; menjaga kebersihan alat-alat makan dan minum; menggunakan alas kaki jika keluar rumah; dan menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar rumah.

“1000 Hari Pertama Kehidupan Pada Anak adalah periode emas buah hati. Selama masa perkembangan buah hati, tetap jaga selalu kesehatan dan pantau terus tumbuh kembangnya, agar anak tumbuh menjadi anak yang sehat dan tidak mudah sakit,” pungkasnya.(adv)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Ramli 

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2563 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *