Pemkot akan Laksanakan Pasar Murah 6 Maret, Sebut Ribuan Ton Beras Menuju Tarakan 

benuanta.co.id, TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan menyiapkan 2.500 ton beras di tengah harga beras sedang mahal. Beras ini didatangkan dari Jakarta dan Jawa Timur.

Pemkot Tarakan akan mendistribusikan beras ini melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tarakan.

Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes mengungkapkan penyebab dari kenaikan beras karena musim. “Memang baru musim tanam sama juga harga cabai naik sedikit karena di Tarakan ini lagi musim tanam belum panen tapi nanti setelah itu tiga bulan baru panen pasti akan lebih,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pawai Obor Sebengkok Sambut Ramadan Meriah, Antusias Warga Membludak

Pemkot juga berencana menyetok beras dari Sulawesi sambil menunggu beras dari Jakarta dan Jawa Timur.

“Rencana ada sekitar 2.500 ton. Dalam perjalanan sekarang ada 250 ton. Sambil menunggu itu saya kira akan dibackup dari Sulawesi Selatan (Sulsel),” terangnya.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Perdagangan Disperindagkop Tarakan, Sutrisno membenarkan adanya stok beras yaang sedang dalam perjalanan. 2.500 ton beras tersebut rencananya akan didistribusikan pada kegiatan Gerakan Pasar Murah (GPM).

Baca Juga :  Puncak Perayaan Imlek 2577 Kongzili, Umat Tionghoa Padati Kelenteng Toa Pek Kong

“Rencananya di tanggal 6 ini (Maret) akan di selenggarakan GPM. Itu tempatnya di Islamic Center, nanti disitu peranan Bulog dia mendistribusikan beras dari bulog, Stabilitas Pangan dan Harga Pangan (SPHP),” ungkapnya.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut merupakan kegiatan kolaborasi antara pihak Disperindagkop dan para distributor untuk mendistribusikan barang-barang seperti minyak goreng, gula, tepung dan sebagainya.

Tak hanya mengadakan pasar murah pada tanggal 6 Maret mendatang pihaknya juga berencana akan mengadakan GMP pada bulan puasa di 20 kelurahan yang ada di Kota Tarakan.

Baca Juga :  Tahun Kuda Api 2026, Diprediksi Bawa Peluang Besar Ekonomi

“Jadi setiap kelurahan kami adakan pasar murah tapi itu yang mendistribusikannya hanya Bulog aja kami memfasilitasi dari jadwalnya, kami koordinasikan tempatnya yang menjaga stand dari Bulog tapi nanti kami bantu juga. 20 hari berturut-turut selama bulan puasa. Rencananya dua minggu kalau bisa lebih lihat dari kondisinya lagi,” tutupnya. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Ramli 

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *