benuanta.co.id, TARAKAN – Pencarian terhadap salah satu Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina, Michael (50) memasuki pencarian hari kedua. Sebelumnya WNA tersebut dilaporkan dengan sengaja terjun di perairan Pulau Tias, Kabupaten Bulungan sekira 09.30 WITA pada Senin, 6 November 2023.
Kepala Basarnas Tarakan, Syahril saat dikonfirmasi mengungkapkan, sejak hari pertama kemarin pihaknya fokus mencari korban di titik duga Last Know Position (LKP) jatuhnya korban. Pihaknya baru menerima informasi pukul 13.15 WITA.
“Tim gabungan yang turun untuk mencari, ada dari TNI juga, Polri. Ada juga masyarakat,” katanya, Selasa (7/11/2023).
Adapun untuk status WNA tersebut ialah pelaku yang sejak lama diincar oleh aparat penegak hukum di Tarakan. Perjalanannya pun pelaku tindak kriminal itu akan dibawa ke Kota Tarakan.
Syahril menegaskan, dalam kasus ini pihaknya tak mau ikut campur soal status korban. Pihaknya hanya berperan sebagai tim evakuasi untuk menyelamatkan nyawa seseorang.
“Kita kan aksi kemanusiaannya saja. Memang itu sudah tugas kita untuk menyelamatkan nyawa manusia,” tegasnya.
Pada pencarian hari pertama, pihaknya menerjunkan satu tim SAR rescue yang berkoordinasi dengan potensi di lapangan. Dikerahkan juga satu alat aquaeye yang merupakan pendeteksi manusia di dalam air. Sayangnya, aquaeye tak dapat digunakan secara maksimal lantaran kondisi lapangan kemarin yang cenderung berombak.
“Karena kita sempatnya kemarin hanya sore hari pencarian. Kendalanya angin kencang dan ombak. Korban juga pasca melompat sudah tidak muncul lagi ke permukaan. Kita coba sisir di sekitar LKP dengan radius 2 nautical mile,” pungkasnya.(*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Ramli