benuanta.co.id, TARAKAN – Polres Tarakan menyatakan perang terhadap peredaran narkoba yang terjadi di Kota Tarakan. Dalam waktu dekat ini, polisi akan mendirikan posko kampung bebas narkoba di kawasan Selumit Pantai.
Kapolres Tarakan, AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar menjelaskan, melihat permasalahan narkoba di Kota Tarakan menjadi persoalan serius. Ada banyak kasus yang diungkap jajaran Polres Tarakan terkait peredaran narkoba. Hal tersebut tentu tak lepas dari peran masyarakat, sehingga intensitas pengungkapan narkoba menjadi meningkat.
‘’Saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang berani secara terbuka dalam penyampaian informasi kepada pihak kepolisian,’’ ucap Ronaldo saat ditemui di kediamannya.
Ronaldo mengatakan, dalam menyelesaikan permasalahan narkoba bukan hanya melalui penegakan hokum, namun perlu secara menyeluruh. Jika melihat data dilapangan, hampir 80 persen penghuni penjara berasal dari kasus narkoba.
‘’Kita akan melangkahkan membuat kampung bebas dari narkoba,’’ terangnya.
Untuk mencapai sasaran, Polres Tarakan akan melakukan pencegahan, pengguna narkoba akan di rehabilitasi dan membangkitkan kesadaran masyarakat untuk sama-sama mengawasi lingkungan sekitar agar tidak ada lagi penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
‘’Orang-orang yang melakukan peredaran narkoba akan ditindaklanjuti dengan penegakkan hokum yang tegas,’’ bebernya.
Polres Tarakan sangat memohon dukungan masyarakat untuk memerangi narkoba secara bersama. Ia meyakini perjuangan tersebut akan maksimal jika didukung oleh bantuan masyarakat.
‘’Ini perjungan bersama dalam memberantas narkoba,’’ terangnya.
Ronaldo menerangkan, berdasarkan pemetaan yang telah dilakukan Polres Tarakan peredaran narkoba marak terjadi di wilayah Kelurahan Selumit Pantai. Polres Tarakan akan memilih salah satu tempat yang akan dijadikan sebagai tempat percontohan.
‘’Mari kita bersihkan Selumit Pantai dari peredaran gelap narkoba,’’ ungkapnya.
Polres Tarakan akan mendirikan posko disalah satu titik yang dinilai sebagai rawan narkoba. Guna meningkatkan intensitas pengawasan, pihaknya akan menyebar tim patroli, tim edukasi, bagian penanganan serta lembaga yang akan melaksanakan rehabilitasi.
Hal tersebut sesuai sejalan dengan filsafat kepolisian secara universal salah satunya adalah fight the crime, to love humanity dan to help delinquent yang berarti memerangi kejahatannya dan menolong orang-orang yang melakukan pelanggaran, kejahatan dan korban melalui rehabilitasi.
‘’Ada satu posko yang ditaruh di Selumit Pantai, namun penyebaran petugas akan menyeluruh di daerah rawan tersebut, imbuhnya.
Ihwal anggaran tersebut, Polres Tarakan telah berkoordinasi kepada Walikota Tarakan dan pemerintah akan memberikan anggaran guna berjalannya kegiatan tersebut. Pihaknya hanya memiliki anggaran penyelidikan dan penyidikan. Artinya penegakkan hukumnya merupakan anggaran dari Kepolisian.
Saat disinggung penggunaan CCTV di wilayah pesisir, Polres Tarakan belum memiliki anggaran pengadaan mengenai kamera pengawas. Namun pihaknya akan mencoba berkomunikasi dengan sejumlah pihak terkait, masyarakat, swasta dan unsur pemerintah.
‘’Nanti akan kami coba komunikasikan penggunaan cctv soal pengasan di daerah tersebut,’’ tungkasnya.
Ronaldo kembali mengingatkan kepada masyarakat, jika masayrakat bisa langsung melaporkan kegiatan illegal melalui nomor telepon pengaduang. Selain itu ada program gaplek yang merupakan gerakan asistensi polisi terkait edukasi.
‘’Terkait narkoba pihaknya menyediakan nomor pengaduan yang di pegang langsung oleh kasat narkoba Polres Tarakan,’’ katanya.
Ronaldo menghimbau jika masyarakat tidak perlu takut karena pihaknya akan menjamin dan melindungi identitas dari pelapor. Hal tersebut dituangkan dalam Undang-undang (UU) nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika Pasal 99.
‘’Melindungi masyarakat pemberi informasi, bahkan hal tersbut merupakan kewajiban masyarakat dalam melaporkan peredaran narkoba kepada pihak kepolisian, jangan ragu melaporkan, tentu kami akan melakukan klarifikasi,’’ ujarnya.
Ronaldo berkomitmen jika pihaknya tidak bermain-main terkait penyalahgunaan narkotika. Ia berkeyakinan jika perang akan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Jika masyarakat mendukung dipastikan perang akan narkoba akan berjalan secara maksimal.
‘’Mari kita sama-sama melakukan pencegahan dan perang terhadap narkoba di Kota Tarakan,’’ tutupnya.(*)
Reporter: Okta Balang
Editor: Yogi Wibawa







